LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)-
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Praya Lombok Tengah (Loteng) melepas 419 siswa siswi
yang tergabung dalam 6 kompetensi keahlian dan telah dinyatakan lulus dan siap uji.
Acara pelepasan tersebut di pusatkan di halaman SMKN 1 setempat kemarin.
Hadir Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) NTB beserta kasubag umum Dikbud, KCD Dikbud Loteng, Wakil Bupati Loteng, Kapolsek Praya, tamu undangan waki siswa dan peserta didik SMKN 1 Praya.
Kepala SMKN 1 Praya Kasman mengatakan, setiap tahun lulusan SMKN 1 Praya terus meningkat termasuk nilai kelulusan. Dengan semakin banyaknya yang diluluskan, ini artinya animo masyarakat menyekolahkan anak anaknya di SMKN 1 Praya semakin tinggi.
Selanjutnya masalah nilai kelulusan ataupun skill siswa, Alhamdulillah semakin tinggi pula, ini artinya skill lulusan SMKN 1 Praya di masing-masing kompetensi sudah teruji dan siap pakai di pasaran.
“Alhamdulillah, kami di SMKN 1 Praya setiap tahun jumlah lulusan semakin banyak dan kami yakin anak anak ibu semua memiliki keahlian di bidang keahlian masing-masing dan siap uji. Terimakasih atas kepercayaan yang selama ini telah diberikan kepada keluarga besar SMKN 1 Praya,” katanya.
Dijelaskan, adapun jumlah peserta didik yang di tamatkan tahun ini sebanyak 419 siswa.
Dari 419 siswa siswi tersebut, tergabung dalam 6 kompetensi keahlian dan mereka dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan.
Adapun perincian dari 419 siswa siswi tersebut 110 keahlian bidang perhotelan, 118 keahlian bidang kuliner atau tata boga.
Selanjutnya 96 orang keahlian bidang usaha perjalanan wisata, di susul 25 orang keahlian bidang tata busana, 62 orang keahlian bidang multimedia dan 8 orang keahlian bidang tata kecantikan kulit.
“Insyaallah anak anak kita semuanya teruji dan terbukti serta siap pakai,” cetusnya.
Selanjutnya kepada anak anakku semua, selepas ini jangan puas diri, sebab pendidikan dan masa depan anak anakku masih panjang, dari itu pihaknya berharap untuk bisa melanjutkan pendidikan ke tempat yang lebih tinggi.
Bukan hanya itu saja, pihaknya juga berharap agar anak anakku bisa menjaga nama baik almamater sekolah, jadilah agen perubahan di masing-masing tempat tinggal.
Dan yang terakhir, apabila nanti di luar sana jangan sekali kali melupakan jasa para guru, apabila ketemu silahkan sapa para guru layaknya anak anakku masih jadi siswa. “Keberkahan ilmu itu ada pada guru, jadi hormati guru dan ibu bapak, agar masa depannya semakin sukses,” pintanya.

Sementara itu Wakil Bupati Loteng Dr. HM. Nursiah mengaku, keberadaan SMKN secara umum, memiliki daya tarik tersendiri di tengah masyarakat. Sebab dari semua SMKN dan bukan hanya di Loteng saja, tidak pernah kekurangan siswa.
Sehingga pihaknya menilai ada nilai lebih serta keunggulan jika dibandingkan dengan sekolah yang lain.
“Kami tidak mengatakan sekolah atau madrasah yang lain tidak baik, semuanya baik, cuman animo masyarakat menyekolahkan anaknya di sekolah kejuruan masih tinggi,” katanya.
Sesuai nama sekolah kejuruan, pihaknya yakin kepada semua siswa siswi yang tamat, memiliki skill sesuai keahliannya. Dari itu pihaknya berharap, ilmu dan keahlian yang di dapatkan selama duduk di sekolah, bisa di manfaatkan dan sebarkan. “Semoga anak anakku kelak menjadi orang sukses,” do’anya.
Sementara itu Penjabat Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariyadi melalui Kepala Dinas Dikbud NTB Dr. H. Aidy Furqan berharap, semua yang lulus bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi.
“Mohon kepada semua siswa dan wali siswa, untuk melanjutkan sekolah anak anaknya ke jenjang yang lebih tinggi, sebab zaman saat ini tidak sama dengan zaman mendatang, dan ilmu adalah kunci segalanya,” pintanya.
Selanjutnya, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat khususnya para wali siswa, yang masih mempercayakan SMKN, sebagai sekolah pilihan, menyekolahkan anak anaknya dalam menuntut ilmu.
“Yakinlah, insyaallah skill lulusan SMKN teruji dan terbukti dan siap pakai,” tutupnya. (nu-01).
