LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (Kossmi) tingkat Nasional, tahun ini di pusatkan di Yogyakarta, tepatnya di Universitas Gajah Mada (UGM).
Di NTB sendiri, Siswa MIN 1 Lombok Tengah (Loteng), yang beralamatkan di Kelurahan Leneng Kecamatan Praya Loteng, siap mengharumkan nama baik NTB, di tingkat Nasional.
Kepala MIN 1 Loteng, Munawir Halil mengatakan, hari ini ada dua peserta didik di MIN 1 Loteng, di lepas untuk mengikuti lomba Kossmi tingkat Nasional.
“Tradisi kita, sebagai bentuk penghormatan dan membangkitkan gairah kepada siswa yang lain, siswa yang akan bertanding baik di tingkat Provinsi apalagi Nasional, kita buatkan acara pelepasan secara khusus, termasuk dua siswa kita yang akan mengikuti lomba Kossmi tingkat Nasional, tadi pagi kita buatkan acara pelepasan khusus di madrasah,” Munawir, Jumat (24/5).
Dua siswa yang di maksudkan adalah M. Ihlasul Amal, yang akan berlomba dalam lomba Mata Pelajaran (Mapel) Matematika.
Sedangkan satu siswi atas nama Syathira Hikaru, yang akan mengikuti lomba bidang Mapel IPA. “Untuk lomba ini di pusatkan di Yogyakarta UGM, selama dua hari, dari 26-27 Mei dan pembinanya atas nama Fitri Nurislami kita sudah minta langsung mendampinginya,” terangnya.
Dikatakan, lomba Kossmi tingkat Nasional, ini bagi keluarga besar MIN 1 Loteng, tentunya sangat membanggakan. Sebab dari sekian ribu siswa sederajat se NTB, Alhamdulillah siswa MIN 1 Loteng, sukses jadi juara tingkat Provinsi. Dengan modal ini, tentunya jadi spirit bagi siswanya, untuk bisa meraih prestasi di tingkat Nasional.
“Kendati peserta di tingkat Nasional, semua pilihan masing-masing Provinsi se Indonesia, namun kami yakin siswa kami ini mampu menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Daerah, terkhusus Kemenag NTB,” yakinnya.
Selanjutnya, bicara prestasi MIN 1 Loteng, tidak pernah ketinggalan dalam ajang ataupun event, baik tingkat Kabupaten, Provinsi apalagi Nasional.
Dari sekian event atau lomba, siswa MIN 1 Loteng, tidak pernah ketinggalan memboyong pulang piala dan piagam penghargaan.
Hal tersebut bisa dilihat langsung di pajangan Al mari tempat penaruhan piagam dan piala, dan malah pihaknya merencanakan, untuk membuat almari lebih besar.
“Di almari yang ada, sudah mau penuh, sedangkan piala dan piagam penghargaan yang di raih siswa kami, terus mengalir, makanya kita mau buatkan lagi yang lebih besar,” paparnya.
Munawir menambahkan, bagi siswa yang menoreh prestasi baik Kabupaten, Provinsi hingga nasional, pihak madrasah selalu menyiapkan reward. Itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan terimakasih serta kebanggaan madrasah atas prestasi siswa, termasuk menggugah siswa yang lain, untuk lebih aktif belajar, guna melahirkan prestasi di bidang yang lain. (nu-01).
