MATARAM (ntbupdate.com)- Ketua Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor NTB, H. Zamroni Aziz telah sukses membawa perubahan dan kemajuan untuk ummat khususnya di NTB.
Atas perubahan dan kemajuan yang di capai bersama ini, ternyata telah memantik perhatian Nasional dan mengamanahkan H. Zamroni Aziz di angkat sebagai pengurus pusat GP Ansor.
“Terimakasih saya ucapkan kepada semua pihak, turut bersama sama GP Ansor wilayah NTB, dalam menjalankan semua Program dan Alhamdulillah, kekompakan yang telah kita rajut bersama, ternyata kita di lirik pusat dan Alhamdulillah terhitung hari Senin 27 Mei, saya diberikan amanah sebagai koordinator X GP Ansor untuk wilayah Bali NTB dan NTT,” terang H. Zamroni Aziz koordinator X GP Ansor sekaligus Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB kemarin.
Atas amanah ini, tentunya pihaknya selaku koordinator X GP Ansor mengharapkan dukungan dan kebersamaan. Apakah artinya H. Zamroni Aziz yang lahir di tengah kampung, sehingga kebersamaan itu amat penting, kita rajut.
“Saya lahir di kampung sana, nama kampung saya Dusun Sangkong Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Loteng, lahir dan di besarkan di kalangan sarungan, sehingga soal pengetahuan masih jauh dari harapan, makanya saya berharap besar dukungan dan kebersamaan dalam menjalankan tugas, senantiasa kita jaga, mari kita rajut kebersamaan untuk kemajuan daerah dan NKRI,” tutupnya.
catatan ntbupdate.com, dalam pelantikan tersebut bertempat di Istora Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Dalam pelantikan Tersebut mengangkat tema “Transisi Energi, Ekonomi Padat Karya, dan Ekonomi Digital,” menunjukkan komitmen GP Ansor dalam menghadapi tantangan masa depan.
Hadir, Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta sejumlah menteri dan pimpinan partai politik. Acara ini juga dihadiri oleh ribuan anggota Banser yang memenuhi ruangan dengan seragam khas mereka, memberikan dukungan moral yang kuat bagi para pemimpin baru.
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, secara langsung melantik Pimpinan Pusat GP Ansor, termasuk Addin Jauharudin sebagai Ketua Umum yang baru.
Dalam pidato pelantikannya, Addin Jauharuddin menyampaikan visi strategis lima tahun ke depan dengan konsep ASTA BISA.
Ia menjabarkan ASTA adalah konsep delapan misi program presiden terpilih Prabowo Subianto, sedangkan BISA adalah empat pilar untuk mendukung program tersebut, yaitu Bisnis, Inovasi Teknologi Media, Sumber Daya Manusia, dan Anak Muda.
Mengambil konsep ASTA BISA, semua pemuda bukan hanya dari kalangan Ansor dan NU, tapi juga anak-anak muda Indonesia. Pasalnya, mereka adalah pemimpin masa depan. “Menuju Indonesia Emas 2045, kita perlu menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan,” ujarnya.
Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum penting bagi GP Ansor untuk memperkuat peranannya dalam menghadapi dinamika perubahan global. Dengan kepemimpinan yang solid dan visi yang jelas, GP Ansor siap melangkah maju, membawa harapan baru bagi generasi muda dan masyarakat di wilayah masing-masing. (nu-01).
