22 Juni, Jemaah Haji NTB Sudah di Lombok

MATARAM (ntbupdate.com)- Setelah satu bulan suntuk Jemaah Haji asal NTB, melaksanakan Ibadah haji di Tanah suci Makkah, terhitung tanggal 22 Juni 2024, tamu Allah tersebut sudah di Lombok.

Ketua tim Bina Haji Reguler dan Advokasi Haji Kementerian Agama NTB, H. Syukri Safwan menjelaskan,
pemulangan jemaah haji asal NTB, insyaallah akan di mulai pada tanggal 22 Juni 2024, sesuai jadwal yang telah di tentukan.

“Kloter Pertama LOP 01 dijadwalkan akan berangkat dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada pukul 07.30 WAS dan diperkirakan akan tiba di Bandara Bizam Lombok Tengah pada pukul 23.45 WITA,” jelasnya Jum’at (21/6).

Menjelang pemulangan, kondisi jemaah haji LOP 01, dilaporkan semuanya dalam keadaan sehat wal’fiyat dan sudah siap diberangkatkan untuk kembali ke tanah air atau rumah masing-masing.

“Dalam kloter ini, berisikan 388 jemaah plus 5 org petugas, sehingga berjumlah 393 orang,” kata H. Syukri Safwan menjelaskan

Selanjutnya proses packing dan penimbangan koper, khususnya koper-koper besar maksimal 32 kg dan koper kecil yang ada di bagasi maksimal 7 kg, itu semua telah selesai di kemas, sejak hari Kamis, tanggal 20 Juni 2024 Pukul 12.00 WAS.

Ia menambahkan, setibanya di tanah air atau di Bandara Internasional Zaenuddin Abdul Madjid (Bizam). Armada Bus angkutan sudah siap menunggu dan menjemput kedatangan Jemaah haji dan selanjutnya di bawa ke Asrama Debarkasi Lombok Mataram.

Di Asrama debarkasi Lombok Mataram, para jemaah haji akan mengikuti prosesi penerimaan, dari Pemerintah Provinsi NTB dan Kantor Kementerian (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB, dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Untuk memperlancar proses penjemputan, panitia telah membuat ketentuan. Dimana penjemput satu jemaah haji, maksimal 2 orang langsung masuk ke Asrama, sedangkan penjemput yang lain tetap di luar.

“Untuk penjemput sendiri, panitia telah menyiapkan ID Card atau kartu penjemputan, ID Card tersebut boleh diambil langsung oleh penjemput di Kantor Kemenag Kabupaten/kota masing-masing tempat asal jemaah haji,” terangnya.

Sedangkan khusus jemaah haji yang berasal dari pulau Sumbawa, diberikan fasilitas penginapan di Asrama dan keesokan harinya akan di antar menggunakan armada bus ke Kabupaten/kota masing-masing.

Untuk barang bawaan sendiri lanjut Ustaz kece’ cerdas ini, seperti koper yang boleh dibawa pulang langsung maximal 7 kg. Adapun koper besar maximal 32 kg dan air zam-zam, langsung akan di antar oleh petugas haji ke Kabupaten Kota dan jemaah haji dapat mengambil-nya di Kantor Kemenag setempat.

“Semoga para jemaah haji kita, diberikan kesehatan dan keselamatan selama dalam perjalanan pemulangan dan semoga jemaah haji di seluruh dunia, mendapatkan haji mabrur, amiiiin,” tutupnya. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *