Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 1 H. Ruslan Turmudzi H. Lalu Normal Suzana atau sebutan krennya Ruslan Normal, mengaku tidak puas dengan aturan yang diberlakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lombok Tengah (Loteng), di debat perdana.
Terutama pengaturan waktu di saat salam pembuka. Dimana waktu yang diberikan sangat sedikit, semestinya harus dibedakan dengan waktu di sesan
yang lain.
“Ini jadi masukan ke KPU dan semoga di debat selanjutnya pemberlakuan waktu harus diubah,” kata H. Ruslan Turmudzi saat jumpa pers usai debat perdana, Rabu malam (6/11).
Dia mencontohkan, ketika di salam pembuka saat menyapa para tamu undangan yang begitu banyak yang hadir.
Semestinya itu tidak masuk dalam hitungan efektif. Sebab di malam pembukaan banyak tamu undangan dan tidak baik jika pihaknya tidak menyapa satu persatu tamu yang hadir.
Menyapa para tamu undangan yang begitu banyak lanjutnya, ketika menyapa banyak waktu yang terkuras. Sehingga pihaknya menyarankan agar waktu menyapa tamu undangan itu tidak masuk hitungan efektif, atau boleh masuk hitungan efektif namun waktunya ditambah, minimal 5 menit.
“Di sesan yang lain waktunya sudah pas, tapi mohon di debat ke dua nanti khusus di menit salam pembuka agar waktunya di tambah,” pintanya.
Sementara itu ketua KPU Loteng Hendri Herliawan mengaku berterimakasih atas saran dan kritikan yang di sampaikan paslon nomor 1. Atas kritikan tersebut, tentunya ini jadi Barometer dan selanjutnya akan jadi evaluasi di debat selanjutnya.
“Kritikan ini jadi bahan evaluasi kami, dan kami juga berterimakasih kepada paslon nomor 1, insyaallah di debat ke dua nanti, kritikan ini jadi perbaikan selanjutnya,” katanya singkat. (nu-01).
