Usai Terima Materi, Pelatihan Tematik Pompanisasi Gelombang III Langsung Action Ke Lapangan

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Setelah menerima materi dari tim pemateri Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang Provinsi NTT.

Rombongan pelatihan Pompanisasi Kelompok Tani (Koptan) angkatan III, yang berasal dari koptan Kecamatan Praya Timur, Praya Barat, Praya Barat Daya dan Pujut Loteng, langsung melakukan pelatihan di lapangan.

Di mana lokasi pelatihan Lapangan langsung terpusat di Dusun Pengerok Desa Stanggor Kecamatan Praya Barat Loteng, Rabu (3/12).

Kepala UPT penyuluhan HPT dan Keswan Kecamatan Praya Barat Loteng
Lalu agus sumarjaya mengatakan, mengajak para peserta untuk turun langsung ke lapangan, agar beberapa materi yang sudah di berikan oleh pemateri, langsung di praktik kan, agar beberapa materi yang telah diberikan tidak sia sia.

“Pelatihan ini kita istilah kan sekolah kilat, setelah pelajaran selesai diberikan, langsung kita praktik kan di lapangan,” katanya.

Lokasi praktik lapangan lanjutnya, berlokasi di Dusun Pengerok Desa Stanggor, sebab di lokasi ini tematik Pompanisasi, sudah beroperasi dan manfaatnya sudah dinikmati oleh petani setempat.

“Di lapangan banyak kita berikan penjelasan kepada peserta, dengan harapan bantuan pompa yang sudah diterima oleh masing-masing Koptan, bisa diimplementasikan di tempat masing-masing,” jelasnya

Ia menambahkan, dalam kunjungan lapangan ini, pihaknya sengaja memilih dua lokasi di Desa yang sama, pertama ada Pompanisasi manual dan modern.

Untuk manual ada pompa yang masih menggunakan solar atau bensin ke dua ada yang memakai tekhnologi baru, yaitu Smarsibel, dengan kapasitas 2 HP.

“Keunggulan teknologi terbaru ini sangat luar biasa dan insyaallah bermanfaat untuk kita semua, semoga apa yang disampaikan dan hasil kajian di lapangan bermanafaat untuk kita semua,” harapnya.

Sementara itu ketua kelompok substansi penyelenggara pelatihan BBPP Kupang Hendro Cahyono berharap, semoga apa yang sudah di dapatkan, bisa diimplementasikan di Koptan masing-masing, mengingat pemerintah sedang gila-gilanya memberikan bantuan untuk petani, termasuk menggelontorkan bantuan pompa air.

“Bantuan bantuan yang sudah digelontorkan, harus dimanfaatkan agar pertanian di wilayah masing-masing bermanfaat untuk peningkatan hasil pertanian,” harapnya.

Sedang gilanya pemerintah terhadap para petani, pihaknya yakin beberapa bantuan untuk peningkatan pertanian, akan terus digelontorkan. Oleh karenanya, kembali pihaknya berharap, yang sudah ada bisa dioperasikan dengan baik dan pastinya bantuan bantuan lain, pasti akan di turunkan oleh pemerintah.

Bukan hanya itu saja, pemerintah juga telah memberikan ruang seluas luasnya kepada petani, apabila ada ruang kosong, silahkan diajukan untuk jadi lokasi pertanian.

“Silahkan bersurat ke pusat, jika ada lahan lahan tidur untuk dijadikan lahan pertanian, silahkan diajukan dan saya yakin pasti langsung di respon,” pintanya.
“Saya harapkan, peserta nanti jangan pelit informasi, silahkan sampaikan kepada anggota Koptan masing-masing, agar tujuan dari bantuan ini tepat sasaran,” tutupnya. (nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *