Berkontribusi Nyata, H. Mayuki: 2026 BLK Praya Harus Megah

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Kontribusi lulusan Balai Latihan Kerja (BLK) Praya Lombok Tengah (Loteng), terutama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Desa Kuta Kecamatan Pujut Loteng, harus di acungkan jempol.

Pasalnya, sesuai data yang ia miliki di sejumlah novotel yang ada di sekitar KEK Mandalika, 67 persen lulusan BLK mengisi beberapa pekerjaan, termasuk anak anak lulusan BLK telah mampu membuka usaha sendiri dan malah sudah membuka lapangan pekerjaan secara mandiri

“Kontribusi lulusan BLK sudah banyak memberikan manfaat bagi daerah, makanya tadi saya bersama rombongan komisi IV DPRD Loteng, mendatangi BLK, ternyata kondisi kantornya tidak seimbang dengan hasil didikannya dan gedung BLK perlu mendapatkan perbaikan,” kata ketua komisi IV DPRD Loteng H. Mayuki, Selasa (22/4).

Kondisi BLK Praya lanjut ketua DPC PPP Loteng ini sangat memperihatinkan, sebab saat pihaknya sempat keliling ke masing-masing ruangan tidak sedikit plafonnya sudah berguguran, sehingga terpaksa banyak di pasangkan tiang sebagai alat bantu, agar tidak ambruk.

“Saya terkejut melihat kondisi BLK, padahal selama ini, BLK telah banyak menyumbangkan generasi terampil dan cekatan, ternyata kondisi bangunannya memprihatinkan,” ujarnya.

Atas apa yang ia lihat lanjut ketua DPC PPP Loteng ini, pihaknya bersama anggota komisi IV, berkomitmen untuk merekomendasikan di tahun 2026, sarana dan prasarana BlK harus ditingkatkan.

“Kondisi BLK yang begitu parah akan kita sampaikan nanti saat LKPJ gabungan komisi, mengingat gedung BLK sudah parah, sedangkan di sisi lain daerah sangat terbantu dengan lulusan BLK ini dan harus kita perhatikan,” janjinya.

H. Mayuki menambahkan, seperti pepatah mengatakan, sedia payung sebelum hujan, itu penting dipikirkan.

Apalagi akhir akhir ini, daya tarik putra daerah semakin banyak yang tertarik masuk di BLK. Untuk menghindari hal hal yang tak diinginkan dan belum terjadi, kondisi sarana dan prasarana di BLK harus ditingkatkan

Selanjutnya kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Loteng, juga harus pro aktif memperhatikan gedung BLK Praya Loteng.

Terlebih nya lagi, bapak Bupati Loteng adalah alumni BLK dan beliau sendiri pasti lebih paham bagaimana kontribusi lulusan BLK selama ini.

“Saya pernah baca di media, kalau ndak salah bapak Bupati kita juga alumni BLK tahun 1996, saya yakin beliau lebih tau bagaimana lulusan BLK memberikan kontribusi bagi daerah dan insyaallah bangunan BLK harus kita perjuangkan,” tutupnya. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *