Lombok Tengah (ntbupdate.com)– Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saiful Muslim, kembali menyapa masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) V, Jonggat Pringgarata Lombok Tengah (Loteng).
Di Desa Murbaya tepatnya di Yayasan Nurul Islam Dasan Baru, Desa Murbaya, Kecamatan Pringgarata, politisi PAN ini, melaksanakan program Serap Aspirasi (Reses), masuk titik ke 6, sekaligus menutup kegiatan reses masa sidang ke III, Ahad (6/7).
“Sebelumnya saya sudah lakukan program yang sama di sejumlah titik yang tersebar di Kecamatan Jonggat dan Pringgarata,” cetus Saiful Muslim, anggota DPRD Loteng.
Dikatakan, reses bukan sekadar formalitas, tapi bentuk nyata kehadiran dirinya sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi pihaknya tampung dan selanjutnya akan diperjuangkan melalui mekanisme pokok pikiran (Pokir) DPRD dan proses penganggaran APBD 2026.
Dalam kegiatan reses lanjutnya, pihaknya lebih banyak membuka dialog. Mengingat tujuan dari reses ini untuk menyerap aspirasi masyarakat. Sehingga pihaknya tidak terlalu lama menyampaikan hal hal lain terkait kegiatan ataupun kemajuan pembangunan Loteng, termasuk kapasitas dewan sebagai mitra pemda Loteng.
“Di semua kegiatan reses memang saya pakai metode begitu dik, lebih banyak saya berikan ruang dialog,” ungkapnya.
Ketua kelompok yasinan Muhaimin menyampaikan, harapan agar kelompoknya yang aktif mengadakan kegiatan setiap malam Jumat bisa mendapatkan bantuan perangkat wireless (warles). Selain itu, ia juga mewakili Kelompok Tani Pade Angen yang beranggotakan 40 orang, mengusulkan kemudahan dalam pengadaan bibit, pupuk, dan handtractor.
Sementara itu, Subaiyah dari RA Kreatif Nurul Islam mengusulkan bantuan di bidang pendidikan, berupa permainan anak-anak, pengadaan mebel (mubeler), serta perbaikan jalan tani yang berada di perbatasan Kecamatan Pringgarata dan Kecamatan Batukliang agar dirabat beton.
Dari unsur madrasah, Alawi mewakili MI Nurul Islam Dasan Baru, menyampaikan kebutuhan mendesak berupa penambahan ruang belajar dan pengadaan sumur bor untuk kebutuhan air bersih di lingkungan madrasah.
Menanggapi hal itu, Saiful Muslim berkomitmen untuk mengawal dan memperjuangkan realisasinya secara bertahap, dimulai pada tahun anggaran 2026.
“Beberapa usulan seperti perangkat warles dan bantuan perlengkapan pendidikan akan kami upayakan masuk di tahun 2026. Sementara item lainnya akan kita dorong pada tahun anggaran berikutnya,” jelas Saiful Muslim.
Saiful juga menegaskan, dirinya akan terus hadir dan bekerja nyata dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat, agar pembangunan di daerah benar-benar menyentuh aspek riil kehidupan warga.
“Kami akan terus memastikan aspirasi masyarakat menjadi prioritas dalam arah kebijakan pembangunan daerah,” pungkasnya. (nu-01)
