Kakanwil Kemenag NTB, Ikut Serta Dalam MQK Internasional Secara Virtual

Mataram (ntbupdate.com)- Sebagai bentuk dukungan terhadap Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, dibawah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) NTB H. Zamroni Aziz, ikut ambil bagian dalam Rapat Kick Off Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Internasional ke-1 Tahun 2025 yang diselenggarakan secara virtual kemarin.

Rapat virtual ini diikuti oleh seluruh Kanwil Kemenag Provinsi se Indonesia, perwakilan pondok pesantren, tokoh pesantren nasional, serta mitra internasional.

Dalam sesi pemaparan, panitia pusat memaparkan tahapan kegiatan, skema seleksi peserta, serta strategi publikasi dan kemitraan global untuk mendukung suksesnya pelaksanaan MQK Internasional 2025.

Acara bergengsi ini dibuka secara resmi Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Ia mengatakan dukungan penuh atas pelaksanaan MQK berskala internasional sebagai bentuk ikhtiar memperluas kiprah pesantren dan warisan keilmuan Islam klasik ke tingkat dunia. Ada tiga mantra utama konsep MQK, ekoteologi, kurikulum cinta dan perdamaian dunia.

Menteri Agama dalam sambutannya menekankan bahwa MQK Internasional bukan hanya ajang kompetisi membaca dan memahami kitab kuning, namun menjadi panggung internasionalisasi nilai-nilai pesantren: moderat, mendalam, dan berdaya saing.

“Tujuan dari perlombaan ini, bukan hanya menguji siapa yang pintar berbahasa arab, bukan hanya sekedar pemahaman logika tetapi bagaimana menjiwai kitab-kitab turats itu sendiri, memahami kedalam makna yang kita baca,” ujar Menag.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB, H. Zamroni Aziz, S.H.I., M.H., turut hadir secara daring bersama Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang PAKIS dan jajaran Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS). Kegiatan ini merupakan langkah awal penyusunan strategi dan koordinasi pelaksanaan MQK Internasional perdana yang akan menjadi tonggak sejarah baru dalam dunia pesantren.

Dalam keterangannya, menyambut positif pelaksanaan MQK Internasional ini dan menyatakan kesiapan NTB untuk ikut ambil bagian.
“NTB sebagai daerah dengan ribuan santri dan pondok pesantren siap berkontribusi dalam menyukseskan MQK Internasional 2025. Ini juga menjadi kebanggaan sekaligus tantangan untuk memperkuat peran pesantren secara global. Kami siap mendukung penuh,” tegas Suami anggota DPRD NTB Hj. Mega Lestari

Melalui keikutsertaan dalam rapat kick off ini, Kanwil Kemenag NTB menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program strategis Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan pendidikan pesantren yang adaptif dan berdaya saing global.

“Pesantren bukan hanya warisan, tapi masa depan. Dan MQK Internasional adalah langkah menuju dunia yang lebih tercerahkan oleh nilai-nilai luhur Islam. Santri mungkin tak punya mimbar mewah, tapi lewat MQK Internasional, mereka membacakan ilmu yang menjangkau langit dan bumi,” ujar H. Zamroni Aziz.

Ia berharap, MQK Internasional ke-1 ini dapat mengangkat marwah pesantren sebagai pusat keilmuan Islam klasik yang moderat dan mendunia. (nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *