Mataram (ntbupdate.com)- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB melalui Bidang Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis ( BIMTEK) Hisab Rukyat, Senin (23/7).
Kepala Kanwil Kemenag NTB yang di wakili Kepala Bidang Bimas Islam H. Azharuddin membuka acara tersebut yang diikuti oleh 30 peserta se NTB.
Ketua panitia H. Saparudin dalam laporannya mengungkapkan, Hisap ruqyah memiliki peran penting dalam peribadatan umat muslim semula ketentuan peribadatan dalam Islam tidak hanya dikaitkan dengan tata cara pelaksanaannya tetapi juga terkait dengan waktu tempat dan arah kiblat.
Tak sedikit masjid-masjid di Indonesia kurang tepat mengarah ke kiblat sementara itu tidak jarang pula ditemukan perbedaan jadwal waktu salat di suatu tempat secara geografis berdekatan kerap kita temui, dan adzan yang menandai masuknya waktu salat antara masjid-masjid yang berdampingan kadang-kadang berbeda beberapa menit perbedaan ini sering kali bukan disebabkan macet yang satu tidak adzan tepat waktu tetapi justru karena jadwal waktu salatnya yang dijadikan acuan berbeda.
Ia menambahkan, adapun tujuan acara ini, pertama meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam perhitungan hisap dan pengamatan rukyat posisi benda langit khususnya untuk penentuan awal bulan hijrah waktu salat dan arah kiblat.
Kedua menyeragamkan metode dan standar pelaksanaan hisap rukyat di kalangan lembaga atau individu yang berkepentingan ketiga Membekali peserta dengan pengetahuan terbaru mengenai perkembangan ilmu Falak dan teknologi pendukung hisab rukyat.
Di tempat yang sama Kepala Kanwil Kemenag Prov. NTB yang di wakili Kabid Bimas Islam H. Azharudin mengungkapkan pentingnya kegiatan ini agar seluruh peserta mengikuti dengan serius.
“ Penting ormas – ormas ini untuk mendapatkan bimbingan teknis terkait hisab dan rukyat itu “ Ungkap H. Azharudin
Ia berharap, apa yang didapatkan oleh peserta didalam mengikuti BIMTEK Hisan Rukyat bisa di implimentasikan dan di sebarkan di masyarakat. Seluruh penyuluh agama, pengurus ormas dan pengurus masjid harus mengetahui teknis Hisab dan Rukyat dan bisa menjelaskan kepada masyarakat perhitungan Hisab Rukyat dari berbagai versi.
Dikatakan, pemantauan rukyatul hilal sering tertutup atau terhalang oleh gunung khususnya di lokasi Loang Balok dan kedepannya Kanwil Kemenag Prov. NTB akan membangun lokasi pemantauan rukyatul hilal yang berada di ketinggian 300 meter dari permukaan air laut yang berada di Kabupaten Lombok Utara. (nu-01).
