Pembinaan Pasca Operasional Haji 2025, Evaluasi dan Persiapan Menuju Haji Yang Lebih Baik

Mataram (ntbupdate.com)- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB melalui Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) sukses menggelar kegiatan pelatihan pasca operasional haji. Acara ini berlangsung di Hotel Puri Indah Mataram, Selasa (22/7).

Kegiatan yang bertajuk “Pembinaan Jemaah Haji di Tanah Air, Petugas Haji Daerah (PHD), dan Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Tahun Anggaran 2025” dihadiri oleh 42 peserta. Mereka terdiri dari perwakilan PHD Provinsi, PHD Kabupaten/Kota, serta Pembimbing KBIHU se-Pulau Lombok.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi NTB, H. Sahnan, didampingi oleh Kepala Bidang PHU, H. Lalu Muhammad Amin.

H. Sukri, selaku Ketua Panitia sekaligus Ketua Tim Bina Haji Reguler, menyampaikan tujuan kegiatan ini dalam laporannya. “Selain sebagai ajang silaturahmi pasca pelaksanaan ibadah haji, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi penting untuk berbagi pengalaman, mulai dari keberangkatan di tanah air, selama di Tanah Suci, hingga kepulangan kembali,” jelas H. Sukri.

Lebih lanjut, H. Sukri menekankan bahwa pengalaman berharga dari para petugas dan jamaah haji akan menjadi masukan serta referensi krusial untuk evaluasi dan perbaikan penyelenggaraan ibadah haji di tahun-tahun berikutnya. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai wadah pembinaan berkelanjutan bagi Petugas Haji Daerah (PHD) dan Pembimbing KBIHU.

Dalam sambutannya, H. Sahnan menyoroti bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan salah satu kegiatan terbesar dan terlama di dunia. “Haji adalah kegiatan yang terbesar dan terlama di muka bumi,” tegasnya.

Ia menambahkan, kendala atau permasalahan selalu mungkin terjadi dalam setiap penyelenggaraan. Oleh karena itu, menurut Kepala Biro Kesra, diperlukan upaya antisipasi melalui sosialisasi, pelatihan, dan pelatihan yang berkelanjutan bagi para petugas haji.

Mengingat skala dan durasi pelaksanaan ibadah haji yang besar dan panjang, H. Sahnan pentingnya mempersiapkan petugas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membangun dan membina komunikasi yang efektif dan bersinergi dengan semua pihak terkait demi kelancaran operasional haji di masa mendatang. (nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *