Lombok Tengah (ntbupdate.com) – Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah (Loteng), Dr. HM. Nursiah, di akhir masa jabatannya di periode pertama sebagai Wabup Loteng.
Pulang kampung ke Kampung Kudung Paok Dusun Sukaraja 1 Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Loteng. Di kampung ini, orang nomor dua di Loteng ini, sempat tinggal di masa kecilnya.
Pulang kampung, kesempatan ini tidak di sia siakan sejumlah tokoh, baik di Desa Sukaraja ataupun Mujur, di mana para tokoh mengusulkan agar jembatan penghubung Dua Desa yang sebelumnya jadi akses strategis ambruk, sehingga mereka mengusulkan untuk diperbaiki.
Kini usulan tersebut sudah terjawab dan di rencanakan bulan ini proses pengerjaan sudah dimulai.
“Saya sudah turun langsung cek dan memang benar jembatan itu sudah tidak bisa dipakai lagi, sedangkan dari sisi manfaatnya jembatan tersebut sangat besar, sehingga saya janjikan di periode ke Dua, jika terpilih jembatan ini harus dibangun dan sekarang janjinya sudah dipenuhi dan insyaallah bulan ini mulai di kerjakan,” kata Wabup Loteng Dr. HM. Nursiah, Jumat (8/8).
Dengan akan dimulainya pembangunan jembatan tersebut, pihaknya berharap manfaat dari jembatan tersebut semakin besar. Terlebihnya lagi Dua Desa ini bisa dikatakan satu kesatuan, artinya dulu Desa Sukaraja merupakan Desa pemekaran dari Desa induk, yaitu Desa Mujur.
Sehingga pihaknya yakin, antara warga Desa Sukaraja dengan Desa Sukaraja, adalah satu rumpun keluarga, yang sudah barang tentu, dengan akses jembatan alternatif ini, bisa dimanfaatkan untuk berinteraksi, khususnya sesama keluarga.
Bukan hanya sebatas itu saja, akses jembatan ini juga sering di lewati oleh anak anak sekolah, mengingat lembaga pendidikan di Dua Desa ini saling mengisi.
“Anak anak kita banyak yang sekolah ke Mujur, dan sebaliknya anak anak kita dari Mujur juga ada yang sekolah ke Sukaraja, jadi ini harus kita perhatikan untuk memberikan kemudahan bagi anak anak kita dalam menuntut ilmu, semoga jembatan ini bermanfaat untuk orang banyak,” harapnya.
Catatan ntbupdate.com, Tahun 2022 lalu, Jembatan penghubung antara Dua Desa yaitu Desa Sukaraja dan Desa Mujur di bagian utara (Sekarang masuk wilayah Desa Persiapan Dahe) Kecamatan Praya Timur Loteng, ambruk di sebabkan banjir.
Ambruknya jembatan tersebut, masyarakat di Dua Desa sangat kehilangan, sebab jembatan tersebut satu satunya akses alternatif, yang sering di lalui masyarakat, termasuk anak anak dari Desa Mujur yang menuntut ilmu ke Desa Sukaraja, khususnya di wilayah bagian utara dan sebaliknya.
Besarnya manfaat jembatan penghubung tersebut, telah menggerakkan para tokoh dan pejabat Dua Desa, mengusulkan dilakukan pembangunan ulang.
Keinginan masyarakat kini sudah terjawab dengan telah turunnya tim dari Kabupaten, yang langsung memasangkan proyek plang, pertanda pengerjaan jembatan tersebut, di pastikan dikerjakan bukan ini.
Dalam plang proyek tersebut bertuliskan Kegiatan : Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/ Kota
Nomor : 620/711/PPK-BM/DPU-PR/2025.
Tanggal Kontrak : 4 Agustus 2025
Jangka Waktu : 114 Hari Kalender
Paket Pekerjaan: Pembangunan Rehabilitasi Jembatan Mujur Sukaraja
Nilai Kontrak : Rp 796.000.000
Sumber Dana : Opsen PKB
Lokasi : Mujur Sukaraja
Tahun Anggaran : 2025
Nama Penyedia : CV Katik Untung
Konsultan : CV lkhlas Mandiri. (nu-01)
