Jadi Madrasah Negeri Pertama di Jantung Kota, MTsN 6 Loteng Lahirkan Jargon “Berlari Sambil Melompat”

Lombok Tengah (ntbupdate.com)-
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Lombok Tengah (Loteng), yang beralamatkan di Gelondong Kelurahan Panji Sari Kecamatan Praya Loteng, adalah madrasah negeri pertama ada di jantung Kota Praya Kecamatan Praya Loteng.

Selain itu madrasah negeri di bawah binaan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Loteng ini, terbilang paling muda, jika di bandingkan dengan madrasah Negeri lainnya, yang tersebar di seluruh Kabupaten Loteng.

Kendati demikian, madrasah negeri ini
dalam beberapa tahun terakhir ini konsisten terus mampu mengukir Prestasi, baik bidang Akademik maupun non akademik.

“Kami tidak mau ketinggalan dari madrasah dan sekolah lain, kendati MTsN 6 Loteng ini paling belia, sehingga kami bangun jargon “berlari sambil melompat”, guna mengejar ketertinggalan,” ucap Kepala MTsN6 Loteng H. Najamuddin.

Jargon “Berlari Sambil Melompat” lanjut Gus Dink nama sapaannya, mengingat MTsN 6 Loteng ini, umurnya masih belia ditambah lagi dengan di kelilingi sejumlah lembaga pendidikan di bawah binaan yayasan Ponpes.

Sehingga mau tidak mau harus menguras pikiran, guna melahirkan program unggulan yang layak di jual ke masyarakat, guna menaikkan grit madrasah ditengah masyarakat.

“Pengalaman jadi pendidik dan kepala di MIN 2 Loteng, tentunya ini jadi modal untuk melanjutkan program yang sudah diterapkan kepala sebelumnya, beberapa trik sudah kita kemas bersama para dewan guru yang selanjutnya itu akan di eksekusi, jadi gebrakan memajukan MTsN 6 Loteng ini,” katanya.

Selanjutnya soal prestasi kendati masih belia, siswa MTsN 6 Loteng telah sukses mengukir prestasi dan berkompetisi, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten dan beberapa event yang diselenggarakan sejumlah lembaga lainnya.

Siswa MTsN 6 Loteng terus mencatatkan dirinya sebagai langganan juara, khususnya Pada bidang Mata Pelajaran (Mapel) Matematika dan IPA terintegrasi, sementara di Non Akademik, sederet kegiatan Ekstrakurikikuler terjadwal rapi dilaksanakan,seperti Tahfiz,Tilawah, Pencak silat, karate, Pramuka, KSR, Panjat Tebing dan yang lainnya.

“Beberapa prestasi yang telah ditunjukkan peserta didik, ini jadi penyemangat kami untuk terus berbuat lebih baik,” kata kepala yang baru saja di lantik Kanwil Kemenag NTB ini.

Dibidang non Akademik, juga tidak kalah prestasi yang telah di raih siswanya, seperti Erwin Firman siswa kls VIII menjadi Duta Madrasah dan Kabupaten dalam gelaran Poprov 2026. Sebelumnya Siswa berprestasi ini juga menjadi jawara Panjat pada event Kejuaraan Provinsi di Sumbawa Barat..

Mantan Kamad MIN 2 Loteng ini menambahkan, dalam rangka mengejar ketertinggalan, khususnya soal sarana dan prasarana pendukung.

Alhamdulillah tahun ini MTsN 6 Loteng, mendapatkan bantuan Renovasi gedung dari PUPR pusat, yang nilainya sekitar Rp 6 Miliar.

“Insyaallah tahun ini wajah MTsN 6 Loteng bakal tampil beda,” cetusnya.

Selanjutnya tahun 2027, insyaallah MTsN 6 Loteng, juga akan mendapatkan bantuan SBSN. “Jika semua sudah selesai, saya yakin MTsN 6 Loteng ini jadi potret keberhasilan dan kemajuan pendidikan di bawah naungan Kemenag,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *