Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Punya prinsip “berbenah untuk kemajuan” jadi motor penggerak tim besutan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makanan Bergizi Gratis (MBG), di bawah Yayasan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Dusun Rajek Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng).
Prinsip ini melahirkan perubahan dan Gerak Cepat (Gercep), dalam menuntaskan pemunuhan kebutuhan bagi pelanggan di bawah naungan SPPG Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Loteng.
“Setiap hari harus ada kemajuan dari sebelumnya, setiap hari pasti ada catatan untuk selanjutnya kita benahi untuk lebih baik, makanya di tahun 2026 ini tim kami di bawah SPPG Desa Sukaraja, terus meningkatkan pelayanan untuk memenuhi semua kekurangan di tahun sebelumnya,” demikian di katakan kepala SPPG MBG Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Loteng Amir Hamzah, Rabu (14/1).
Memiliki prinsip lanjut Kadus Rajek Desa Sukaraja ini, setiap saat pihaknya selalu mengingatkan semua karyawan untuk menunjukkan perubahan. Beberapa catatan yang dinilai belum sempurna, untuk disempurnakan, terutama soal menu sajian, jam pengantaran dan yang lainnya.
“Pada intinya tahun ini harus ada perubahan, biar apa yang jadi tujuan di lahirkannya program MBG oleh bapak Presiden kita tepat sasaran dan generasi bangsa ini semakin sehat dan cerdas,” ungkapnya.
Dikatakan kenapa harus ada perubahan sebab tujuan lahirnya program ini, harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang sudah di atur oleh pemerintah pusat.
Dimana tujuan utama program MBG, meningkatkan kualitas kesehatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dengan memastikan asupan gizi terpenuhi, khususnya untuk anak sekolah, balita, ibu hamil, dan menyusui, guna menurunkan angka stunting dan malnutrisi, serta mendukung pencapaian Generasi Emas 2045. Melalui pertumbuhan fisik dan kecerdasan yang optimal.
Selain itu, Program ini juga bertujuan memberdayakan ekonomi lokal melalui rantai pasok pangan.
“Yang jelas tujuan MBG meningkatkan
KeseIndonedan Nutrisi gizi setiap hari, guna mencegah kekurangan gizi dan meningkatkan kesehatan dan tumbuh kembang anak, serta menurunkan angka stunting,” jelasnya.
