Dari Safari Ramadhan, Kanwil NTB Sebut Loteng Paling Ok, Paling Ramai, Paling Beda

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Program safari Ramadhan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB, di Lombok Tengah (Loteng), merupakan titik ke Tujuh.

Dari 6 titik yang sudah dikunjungi, Loteng memang beda, paling ramai, paling seragam, paling ok dan selalu beda.

Demikian dikatakan Kepala Kanwil Kemenag NTB Dr. H. Zamroni Aziz, saat mengisi acara safari Ramadhan di Loteng, yang di pusatkan di Aula Poltekpar Lombok, Rabu malam (11/3).

Kenapa pihaknya mengatakan demikian, sebab di 6 titik yang sudah didatangi, mulai dari Kabupaten Bima, Kota Bima, Dompu, Sumbawa Besar, Sumbawa Barat dan Kota Mataram, hanya di Loteng ini paling lebih dari yang sudah di kunjungi.

“Kan saya langsung hadir, jadi sedikit tidak saya punya catatan dan di Loteng ini paling ramai, paling seragam dan paling ok,” ungkapnya.

Dikatakan, kabar menggembirakannya, serapan penyampaian PPPK di madrasah negeri, KUA, dan Kemenag se-NTB kini telah menyentuh angka hampir 100 persen.

Dari itu pihaknya memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas kesabaran dan dedikasi para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut. Dalam momen dialog yang hangat, terungkap bahwa kesejahteraan para guru kini telah meningkat signifikan, dengan penghasilan mencapai Rp 8 jutaan per bulan.

“Alhamdulillah, penghasilan PPPK kini di angka 8 juta. Saya ingin mengingatkan kembali bahwa kelulusan ini adalah buah dari keikhlasan bapak dan ibu sekalian selama mengabdi,” ungkap H. Zamroni Aziz disambut senyum bahagia para hadirin.

Keberhasilan peluncuran massal ini tak lepas dari sinergi banyak pihak. Secara khusus, Kakanwil Kemenag NTB menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para Kepala Madrasah, jajaran Kemenag Kabupaten/Kota, Menteri Agama, hingga Presiden RI Prabowo Subianto atas komitmen nyata mereka terhadap kesejahteraan guru.

Selain unsur pemerintah, H. Zamroni juga menyoroti pentingnya rida dan dukungan keluarga dalam perjalanan karir para guru. “Di balik kesuksesan ini, wajib hukumnya bagi kita untuk bersyukur dan berterima kasih kepada keluarga, termasuk kepada suami atau istri di rumah yang terus mendukung,” tambahnya.

Seiring dengan peningkatan kesejahteraan tersebut, Kemenag NTB menaruh harapan besar terhadap peningkatan kualitas kinerja. H. Zamroni berpesan agar para guru dapat bekerja secara maksimal dan profesional sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing.

Lebih dari itu, ia meminta para pendidik untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam mempercayakan pendidikan anak pada lembaga keagamaan. “Sebagai guru yang bertugas di madrasah, mari kita sekolahkan anak-anak kita juga di madrasah. Kita pondokkan anak kita di pesantren,” imbauhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil Kemenag NTB tidak melupakan jasa lembaga swasta. Ia memberikan penghormatan mendalam kepada para pendiri dan pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pemerataan akses pendidikan di pelosok NTB.

Kabar baik, perjuangan Kemenag tidak berhenti sampai di sini. “Pekerjaan Rumah (PR) kita selanjutnya adalah para guru di madrasah swasta. Kita terus berikhtiar agar nasib dan hak mereka bisa setara dengan guru di madrasah negeri. Insyaallah, sama-sama kita berjuang,” tegasnya penuh optimisme.

Sebagai gambaran besarnya ekosistem pendidikan di bawah naungan Kemenag, Kepala Kankemenag Kabupaten Loteng, H. Lalu Syahdi, serta ekosistem data lembaganya. Di Lombok Tengah sendiri, tercatat ada 700 guru madrasah berstatus ASN, 445 guru PPPK, dan 600 guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Mereka membina generasi bangsa di 1.040 lembaga yang terdiri dari RA (224), MI (309), MTs (291), MA (196), serta 313 Pondok Pesantren.

Dalam acara safari Ramadhan Kanwil Kemenag NTB yangbdi gelar di aula Poltekpar Lombok. Hadir Kabag TU H. Fathurrahman bersama pejabat eselon III, Kapolres Loteng, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, TNI, Ketua Pembina DWP Kemenag Prov. NTB Dr.Hj.Megawati Lestari Zamroni Aziz,SH,MH, pejabat lingkup Kankemenag Kabupaten Loteng, seluruh ASN lingkup Kankemenag Kabupaten Loteng, guru PAI Se Loteng. (NU-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *