Lulus 100% Tinggalkan Prestasi Membanggakan, Kemenag NTB: Ini Jadi Bukti Madrasah Itu Kaya Ilmu

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Sebanyak 411 siswa siswi kelas IX MTsN 1 Lombok Tengah (Loteng), Tahun Pelajaran 2025-2026 lulus 100 persen. Dari 411 orang siswa tersebut meninggalkan prestasi membanggakan kepada para guru dan adik kelasnya.

Pasalnya tidak sedikit mereka sukses mempersembahkan prestasi, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi. Nasional hingga Internasional. Menariknya lagi dari 411 yang lulus, ada 6 Siswa Tembus di MAN IC Lombok Timur, salah satu madrasah unggulan nasional, yang selalu jadi rebutan para siswa berprestasi.

Keberhasilan ini jadi bukti kalau MTsN 1 Loteng tetap konsisten melahirkan siswa berprestasi, berakhlak mulia, dan siap bersaing di level nasional.

Dalam Pelepasan dan syukuran tersebut mengambil tema “Wujudkan Generasi Milenial dan Berkarakter”, Rabu (10/5).

Kepala MTsN 1 Loteng H. Abdurrahman, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan, dalam pelepasan dan syukuran tahun ini MTsN 1 Loteng menamatkan 411 orang dengan lulus 100 persen.

Selain itu, tahun ini juga ada 6 orang siswa berhasil lolos seleksi ketat dan diterima di MAN Insan Cendekia Lombok Timur, salah satu madrasah unggulan nasional.

“Ini bukan angka biasa. Ini bukti kerja keras anak-anak, guru, dan doa orang tua. MAN IC Lotim bukan sekolah sembarangan. Lulus di sana artinya anak-anak kita sudah teruji secara akademik dan karakter bagus,” katanya.

Atas prestasi ini, tentunya ini jadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan di masa masa mendatang. Selanjutnya kepada siswa yang masih duduk di kelas VII dan VIII, pihaknya yakin mampu seperti kakak kakak kelasnya dan malah pihaknya yakin, anak anakku mampu mengukir prestasi lebih dari yang sekarang.

Selain itu kepada para wali siswa, melihat indeks prestasi kelulusan anak anak kita, pihaknya berharap untuk melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi.

Sebab pondasi yang sudah mereka ukir, sungguh sangat luar biasa dan harus didukung.

Untuk anak anakku yang lulus lanjutnya, jaga Almamater MTsN 1 Loteng, pihaknya yakin dengan ilmu yang sudah didapatkan di madrasah ini, banyak madrasah atau sekolah yang sudah siap menerima.

“Tidak sedikit sekolah dan madrasah, sudah datang melakukan sosialisasi, ini jadi bukti kalau lulusan MTsN 1 Loteng, jadi rebutan sekolah dan madrasah pavorit di NTB,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) NTB Dr. H. Zamroni Aziz, S.H.I., M.H mengaku bangga dengan torehan prestasi yang telah dibuktikan siswa siswa-siswi kelas IX MTsN 1 Loteng.

Dengan Prestasi ini, tentunya jadi bukti dan keunggulan madrasah dibanding lembaga pendidikan lain.

“Beda madrasah dengan lembaga pendidikan yang lain. Kalau madrasah, akhlak anak-anaknya pasti bagus, ngajinya dan baca Al-Qur’annya luar biasa, apalagi ilmu sains, juga tidak kalah hebatnya, kita harus bangga dan bersyukur jadi lulusan madrasah,” tegasnya.

Rentetan Prestasi ini, tentunya jadi penyemangat bagi para wali santri untuk terus mendukung anak anaknya dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dikatakan, prestasi siswa MTsN 1 Loteng ini selalu ia pantau dan ikuti. “Yakinlah para ibu bapak para wali, anak anak kita ini siswa hebat semua, mohon untuk didukung, lanjutkan pendidikan mereka ke jenjang lebih tinggi,” pintanya.

Salah satu contoh kecil yang langsung diliat di dengar oleh para wali, itu petugas MC, membawakan tiga bahasa dan anak anak kita ini masih duduk di kelas VIII. Namun mereka sudah fasih dan percaya diri tampil dengan paduan tiga Bahasa yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab.

“Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Arabnya di MTsN 1 Loteng ini luar biasa. Ini bukti guru-gurunya hebat, mengajar dengan tulus dan ikhlas,” tegas Dr. H. Zamroni Aziz.

Kehebatan siswa MTsN 1 Loteng tidak lahir tiba-tiba. Di balik kemampuan bahasa asing, tartil Al-Qur’an, dan mental juara, ada dedikasi guru-guru yang mengajar tanpa mengenal lelah.

Para guru tidak hanya mentransfer ilmu, tapi juga menanamkan adab. Hasilnya terlihat jelas, siswa sopan, berani tampil, dan punya cita-cita besar. “Kita harus dukung mereka, anak anakku kita ini adalah aset masa depan bangsa dan agama,” pintanya. (Nu-01).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *