Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Memanfaatkan bulan suci Ramadhan, masing-masing sekolah ataupun madrasah punya cara sendiri, dalam mengisi bulan penuh kemuliaan ini.
SMKN 1 Praya Tengah Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah (Loteng) misalnya, bulan penuh berkah ini dijadikan tempat memperpanjang waktu atau durasi program Ibadah Muamalah, Tarbiyah, Akhlak, dan Qur’an (Imtaq).
“Di luar bulan puasa, kita juga laksanakan program Imtaq, cuman untuk bulan puasa ini durasinya kita perpanjang,” Kata Kepala SMKN 1 Prateng Loteng, Rias Sandi Miswardani, Sabtu lalu
Acara tersebut di pusatkan di halaman sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa dan siswi, serta petugas pengurus OSIS, termasuk guru dan petugas lainnya.
“Soal imtaq di bulan ini, kita wajibkan semua civitas keluarga besar SMKN 1 Prateng,” ujarnya.
Kenapa diwajibkan lanjutnya, pertama bulan ini sangat mulia dan setiap pekerjaan yang bernuansa ibadah, pahalanya dilipat gandakan.
Dua, meningkatkan ketaqwaan kepada Allah, sebab puasa mengajarkan kita untuk lebih dekat kepada Allah. Tiga
Melatih Kesabaran dan Pengendalian Diri, membersihkan Jiwa dan Hati. Tiga Bulan Ramadan adalah bulan penuh keberkahan dan ampunan, dan puasa di bulan ini dapat membantu meraih keberkahan dan ampunan dari Allah.
Empat, Melatih Disiplin Waktu dan beberapa kelebihan lainnya. “Besarnya faedah bulan ini dan hanya datang sekali setahun dan harus kita manfaatkan, makanya di kegiatan imtaq semuanya kita haruskan ikut meramaikan,” ungkapnya.
Adapun kegiatan yang dilakukan selama program imtaq, sebelum masuk kelas semua siswa siswi harus mengikuti solat berjamaah solat Duha, baru dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an secara serentak.
Selanjutnya setelah solat Zuhur berjamaah ada tausiyah keagamaan, dan susunan nama nama petugas sebelumnya sudah dibagikan oleh OSIS, sehingga tidak ada alasan petugas dimasing-masing kelas, untuk tidak mengisi tugas dan alhamdulillah sampai hari ini, alhamdulillah siswa siswi sangat sportif mengikuti aturan selama program Imtaq yang sudah dibuat.
Usai ceramah, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh guru yang telah ditugaskan, di mana pihaknya sudah menekankan kepada guru, untuk menyampaikan isi tausyiah dalam menumbuhkan budaya positif di lingkungan sekolah.
“Saya berharap semangat dan nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan dalam kegiatan ini dapat melekat pada setiap individu dan juga menyebar di lingkungan keluarga serta masyarakat sekitar dan semoga kegiatan ini menjadi bekal bagi seluruh peserta untuk menjalani bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan keberkahan,” tutupnya. (nu-01)
