Dewan Loteng Senapas dan Seperjuangan, Perjuangkan Tuntutan Pengunjuk Rasa

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Setelah unjuk rasa di Mapolres Lombok Tengah (Loteng), Himpunan Mahasiswa Tatas Tuhu Trasna Lombok Tengah (Himasta), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesi (GMNI), beralih ke kantor DPRD Loteng, Senin (1/9).

Di gedung rakyat ini pengunjuk rasa menyampaikan beberapa tuntutannya, diantaranya, mempertanyakan kinerja DPRD Loteng, banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) mati, infrastruktur jalan banyak rusak, guru honorer yang belum sejahtera secara ekonomi, dan program pemerintah pusat seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang sampai saat ini belum sesuai harapan pemerintah pusat.

Setelah mendengarkan tuntunan pengunjuk rasa Ketua DPRD Loteng H. Lalu Ramdan QH. S. Ag mengatakan, pada dasarnya DPRD bersama Pemerintah Daerah Loteng, berkomitmen menyelesaikan semua apa yang jadi tuntutan adik adik.

“Kita satu hati, satu keinginan, satu napas menyelesaikan semua tuntutan, hanya saja saya berharap adik adik bersabar, insyaallah satu persatu kita akan selesaikan,” katanya.

Selanjutnya soal program pemerintah pusat yaitu program Makan Bergizi Gratis (MBG), DPRD akan melakukan evaluasi dan turun melakukan pendataan.

Jika dalam perjalanannya nanti, ditemukan ada MBG yang tidak sesuai standar melaksanakan SOP, DPRD akan mengusulkan izinnya. “Semua kita tampung dan kami akan turun, jika ditemukan ada tidak sesuai standar gizi yang ditetapkan MBG, nanti kami akan usulkan ijinnya di cabut,” tegasnya.

Ia menambahkan, gedung ini adalah milik bersama rakyat Loteng secara khusus, dari itu masyarakat Loteng berhak untuk datang dan mengkritik para wakil rakyat. Termasuk aksi yang dilakukan saat ini.

Hanya saja pihaknya berharap, setiap ada aksi jangan di bumbui dengan anarkis. Sebab gedung ini milik bersama yang harus di jaga, oleh masyarakat Loteng pada khususnya.

“Saya memberikan apresiasi kepada massa aksi yang menyampaikan aspirasi dengan sangat baik, santun dan tidak merusak fasilitas yang dimiliki oleh masyarakat. Dan mudah mudahan Ini jadi role model (patut dicontoh) bagi yang lain dalam menyuarakan aspirasi dan tuntutan ke wakil rakyat,” tutupnya.

Pantauan ntbupdate.com, ratusan Personel kepolisian TNI Pol PP, ikut mengamankan jalannya demonstrasi tersebut, setelah mendapatkan jawaban dari semua tuntutannya, masa aksi pun membubarkan diri dengan tertib. (nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *