JILT Lahir Bagian Dari Seni, Wabup: Kita Dukung Penuh Jadi Mitra Pembangunan Loteng

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Jurnalis Independen Lombok Tengah (JILT), dengan tagline “Tegakkan Martabat, Junjung Kode Etik”, membuat orang nomor dua di Lombok Tengah (Loteng), menyambut baik organisasi baru wartawan ini, jadi mitra pemerintah daerah Loteng.

“Saya sangat tertarik dengan nama organisasi ini, apalagi ada kata independen ditambah lagi dengan tagline “Tegakkan Martabat, Junjung Kode Etik”, saya dukung penuh lahirnya organisasi ini, dan ini bagian dari seni dalam dunia jurnalis,” kata Wakil Bupati Loteng Dr. HM. Nursiah, Selasa (11/11).

Apalagi lanjut ketua DPD II Golkar Loteng, organisasi ini lahir tanggal 10 November bertepatan dengan tanggal dan bulan bersejarah, yaitu hari pahlawan. “Semoga sinergitas dalam membangun Loteng, menuju MASMIRAH, sesuai dengan keahlian, terwujud,” sambungnya.

Dikatakan, dengan lahirnya organisasi kewartawanan yang baru ini, maka bertambah pula jumlah organisasi lokal di Loteng.

Dimana sebelumnya jumlah organisasi wartawan lokal di Loteng ada 4, diantaranya FWLT, KJLT, PWLT dan Formen, sekarang bertambah satu yaitu JILT, sehingga menjadi Lima organisasi.

Kendati demikian lanjutnya, pihaknya tetap berharap untuk menjaga persatuan dan kesatuan dan tetap kompak dalam melaksanakan tugas sebagai jurnalis.

Seperti yang ia katakan, lahirnya organisasi baru ini bagian dari seni, bahkan ia mengibaratkan, seperti orang azan, apapun lagu atau dialeg lantunan azan.

Tetap itu adalah panggilan untuk solat, sama halnya dengan organisasi wartawan yang baru ini, tujuannya sama, termasuk tugasnya juga sama, yaitu memperkuat peran jurnalis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen mendukung keberadaan JILT, pihaknya bersedia mengemban amanah sebagai Dewan Penasehat sekaligus Pembina.

Selanjutnya, pihaknya juga berharap jalinan sinergi yang erat antara JILT dengan organisasi wartawan lainnya dan Pemda Loteng, mampu mendorong kelancaran dan kesuksesan program pembangunan daerah, sebagai upaya bersama dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua JILT Loteng, Sading Al Katari, memaparkan latar belakang, visi dan misi atas terbentuknya Jurnalis Independen Loteng dengan tagline “Tegakkan Martabat, Junjung Kode Etik” sebagai komitmen dalam menjaga integritas dan profesionalisme jurnalistik.

“Semua anggota yang masuk dalam organisasi JILT, adalah wartawan yang sudah lama melaksanakan tugas sebagai wartawan, khususnya di Loteng, semua anggotanya sebagian besar sudah Uji Kompetensi Wartawan (UKW), yang belum kita dorong untuk UKW dan harus masuk organisasi PWI, salah satu Organisasi kewartawanan di tingkat Nasional,” tutupnya (Nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *