Dari HUT PDAM Ke 34, Di Era Bambang PDAM mampu Setor Deviden Untuk PAD Loteng

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ardhia Rinjani berdiri sejak 27 November 1991, namun anehnya selama puluhan tahun, tidak pernah mampu menyetorkan Deviden untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Tengah (Loteng).

Malah sejak di jabat Bambang Supratomo sebagai Direktur, Deviden untuk PAD Loteng baru ada, terhitung dari tahun 2023, 2024, dan 2025.

“Setelah berubah status dari BPAM, unit pelayanan air bersih di bawah Direktorat Kementrian PU, menjadi PDAM Loteng, berdasarkan Peraturan daerah Nomor 10 Tahun 1991. Namun anehnya perusahaan plat merah ini tidak pernah mampu menyetorkan Deviden untuk PAD Loteng, namun kini, alhamdulillah berkat kerjasama dan kekompakan, terhitung dari tahun 2023, 2024, dan 2025, alhamdulillah PDAM Tiara Loteng, telah mampu menyetorkan Deviden untuk PAD Loteng, dan itu bagian dari kado HUT PDAM Tiara ke 34,” kata Direktur Utama PDAM Tiara Praya Loteng, Bambang Supratomo, (27/11).

Di HUT ke-34 tahun ini lanjutnya, mengusung tema “Kr34tifitas untuk Bumi Tastura.” Peringatan ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan pelayanan, serta melakukan refleksi atas berbagai capaian dalam empat tahun terakhir.

Dikatakan, adapun rangkaian kegiatan HUT ke-34 bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian lingkungan, di antaranya.
Penguatan soliditas dan keakraban pegawai dengan Gathering Pegawai.

Penanaman pohon di wilayah sumber mata air, Apel Hari Jadi ke-34, PDAM Award untuk Kepala Cabang dan Bidang Terbaik.

Selanjutnya, penyerahan Motor Dinas untuk Kasi Administrasi di 12 Kantor Cabang dan Puncak acara PDAM Bersholawat dan Pengajian yang akan menghadirkan TGH. Habiburrahman Faisal, MM.

Selama Empat tahun jalan menjadi Direktur lanjut Bambang, alhamdulillah beberapa deretan capaian prestasi yang berhasil di ukir.

Seperti, pembentukan Call Center sebagai kanal pengaduan dan layanan cepat. Penguatan SDM melalui berbagai pelatihan dan Raihan TOP BUMD Award dan Top CEO dari Majalah Top Business.

Selanjutnya, Hasil Survei Kepuasan Pelanggan dengan nilai B oleh LPM Unram, Empat tahun berturut-turut meraih opini WTP dari KAP Independen.

Audit BPKP empat tahun dengan predikat Sehat, Pembentukan Satgas Ledeng, Program Orang Tua Asuh Pohon untuk konservasi sumber mata air.

Optimalisasi Media Sosial sebagai sarana promosi dan komunikasi publik, Perubahan status menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum dan Penghargaan Top Leadership dari Skay Media.

“Semua capaian ini, tidak akan pernah kita dapatkan jika kita tidak kompak, jadi capaian ini adalah milik bersama dan mari kita tingkatkan, untuk terus kita nikmati hasil perjuangan bersama, untuk kemajuan daerah dan kepuasan pelanggan,” ungkapnya.

Diakuinya, perusahaan terus menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat. Dimana Kebutuhan masyarakat terus meningkat, tuntutan kualitas lebih baik. Dengan integritas dan semangat kolaboratif, alhamdulillah satu persatu tantangan mampu dilalui.

“Setiap tetes air yang kita alirkan mengandung harapan dan doa masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Tidak ada kekuatan tanpa kebersamaan. Momentum hari jadi ini menjadi semangat baru untuk melangkah dan melaju lebih baik lagi,” serunya.

Ia menegaskan, prinsip man jadda wajada sebagai dasar kerja tim, sehingga apa yang telah ditanamkan bersama, hari ini hasilnya telah nampak.

“Apa pun yang kita harapkan, dengan kebersamaan dan usaha sungguh-sungguh, insyaallah akan terwujud,” yakinnya

Menurutnya, capaian PDAM hingga saat ini bukan hanya hasil sistem yang baik, melainkan buah dari kolaborasi seluruh unsur, terutama kolaborasi dan soliditas pegawai PDAM Loteng. (NU-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *