PDAM Loteng Salurkan 6 Ekor Sapi Kurban, Untuk Desa Sumber Mata Air

Lombok Tengah (ntbupdate.com)– Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Tengah (Loteng), menyalurkan enam ekor sapi kurban kepada lansia dan yatim di desa-desa sumber mata air pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Penyaluran tersebut jadi bukti, kepedulian dan terimakasih pihak PDAM kepada masyarakat di sekitar sumber mata air.

Direktur Utama PDAM Loteng, Bambang Supratomo, S.IP., M.M., mengatakan penyaluran hewan kurban tersebut merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang selama ini turut menjaga kelestarian sumber mata air dan kawasan hutan.

“Alhamdulillah, pada Idul Adha tahun ini PDAM menyalurkan enam ekor sapi kurban untuk masyarakat, khususnya jompo dan anak yatim di desa sumber mata air. Ini sudah menjadi program wajib sebagai bentuk komitmen PDAM kepada masyarakat yang terus menjaga sumber air kita dengan melestarikan hutan,” ujar Bambang saat dikonfirmasi media, Rabu (27/5).

Enam ekor sapi kurban tersebut didistribusikan ke empat desa, yakni Desa Aik Bukak, Desa Aik Berik, Desa Lantan, dan Desa Karang Sidemen. Selain itu, dua ekor sapi lainnya dititipkan melalui Pemerintah Daerah Lombok Tengah untuk wilayah binaan PDAM.

Bambang berharap momentum Hari Raya Kurban dapat menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, terutama kaum lanjut usia dan anak yatim.

“Kami berharap Hari Raya Kurban ini dapat menghadirkan kebahagiaan bagi jompo dan anak yatim di desa sumber mata air, sehingga mereka juga dapat merasakan nikmat dan kegembiraan menerima daging kurban,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Lantan, Erwandi, menyampaikan apresiasi kepada PDAM Loteng yang secara konsisten menyalurkan bantuan hewan kurban setiap tahun.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada PDAM Loteng yang selalu menyalurkan hewan kurban setiap tahunnya di Desa Lantan. Semoga ini menjadi amal ibadah dan PDAM Tiara semakin maju ke depannya,” ujarnya.

Erwandi menambahkan, daging kurban dari PDAM akan diprioritaskan bagi masyarakat lanjut usia dan anak yatim agar pembagiannya lebih tepat sasaran.

“Karena wilayah desa cukup luas, maka sapi kurban dari PDAM ini akan dialokasikan untuk jompo dan anak yatim, sehingga pemerintah desa dapat membagikannya secara adil kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerima,” pungkasnya. (NU-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *