MATARAM (ntbupdate.com)- Kuasa Allah selalu ada dalam diri setiap hamba yang dikehendakinya.
Sama halnya dengan perjalanan Jama’ah Calon Haji (JCH) asal Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, atas nama Taopik Hidayat, salah satu JCH termuda dari 4. 949 JCH se NTB. Taopik Hidayat sendiri masuk di kloter 03, yang di berangkatkan kemarin, bersama 393 CJH.
Taopik Hidayat merupakan anak yatim piatu yang sehari harinya sebagai peternak ayam, namun mendapatkan nasib Mujur, tahun ini di umurnya yang ke 19 tahun, bisa melaksanakan ibadah haji ke tanah suci Makkah, mencatatkan diri jadi JCH termuda se NTB.
“Saya lahir tahun 2004 dan sekarang baru umur 19 tahun, tamat sekolah menengah atas, tidak melanjutkan ke jenjang lebih tinggi, saya fokus jadi peternak ayam di kampung dan Alhamdulillah tahun ini dapat panggilan ke tanah suci Makkah, Alhamdulillah,” ucapnya kemarin.
Diceritakan, berangkat jadi JCH termuda asal Kecamatan Lingsar Lobar, sebenarnya ia menggantikan ibundanya yang telah meninggal dunia tahun 2021 lalu.
Di mana tahun 2012 silam, ibundanya mendaftarkan diri jadi JCH. Seyogyanya ibundanya akan berangkat tahun 2021, namun karena covid-19, sehingga di undur tahun ini.
Namun sayang beliau di panggil duluan sama sang Khaliq, sehingga pihaknya menggantikan kursi beliau dan Alhamdulillah tahun ini bisa berangkat ke tanah suci Makkah.
Jadi JCH termuda dan pengganti ibundanya lanjutnya, pihaknya intens mengikuti bimbingan dan belajar kepada para tuan guru, agar selama pelaksanaan ibadah haji, semua syarat rukun fardu, bisa dilaksanakan dengan baik. Karena ini adalah penghargaan yang sangat mulia yang tidak mau ia sia siakan, apalagi melaksanakan ibadah haji masuk dalam rukun Islam.
“Alhamdulillah semua sudah saya pelajari, insyaallah kesempatan ini tidak saya sia siakan, di tambah lagi Dengan tenaga masih energik, insyaallah semua rukun fardu ibadah haji, bisa ia laksanakan dengan baik, dan saya sangat bersyukur bisa berangkat ke tanah suci Makkah di waktu muda dan mudah mudahan setelah ini ada nasib lagi untuk berangkat,” harapnya.
Sementara panitia Kepala Seksi Humas PPIH Embarkasi Lombok M. Syukri QH mengatakan, setiap pemberangkatan haji, selalu ada hal yang menarik jadi catatan panitia Pemberangkatan haji.

Tahun ini misalnya, yang paling menarik ada salah satu JCH asal Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat atas nama Taopik Hidayat.
Di mana, JCH ini berstatus anak yatim piatu yang sehari hari sebagai peternak ayam dan tercatat sebagai JCH termuda.
“Bagaimana tidak menarik, dari 4.949 JCH se NTB, ada JCH asal Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, atas nama Taopik Hidayat, di umurnya ke 19 tahun, bisa melaksanakan ibadah Haji,” terangnya.
Tentunya ini, suatu hal yang langka dan membanggakan, artinya di umurnya yang masih muda dan energik, sudah bisa melaksanakan ibadah rukun Islam ke Lima.
“Semoga kita semua bisa melaksanakan ibadah haji, amiiin,” cetusnya.
Selanjutnya kepada semua JCH yang berangkat tahun ini, pihaknya berpesan untuk selalu menjaga baik nama daerah dan negara. Termasuk jangan lupa jaga kesehatan dan pola makan. “Semua instruksi pembimbing harus dilaksanakan, termasuk tim medis agar selama pelaksanaan ibadah haji, jiwa raga sehat wal Afiat, jangan lupa jaga nama baik daerah dan negara serta do’akan agar semua kaum muslimin muslimat bisa melaksanakan ibadah haji,” pintanya. (nu-01).
