LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Dua Kepala Dusun (Kadus), masing masing Kadus Jongkor Desa Beleke Daye dan Kadus Sepakat Timur Desa Ganti Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng), sukses meraih penghargaan dari Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, dalam merealisasikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), mencapai 100 persen.
Kesuksesan dua Kadus tersebut, tentunya tidak luput dari pembinaan Camat Praya Timur Loteng, kepada jajarannya.
Camat Praya Timur H. Lalu Fathurrahman mengatakan, kesuksesan yang telah di raih dua Kadus di wilayah Kecamatan Praya Timur Loteng. Tentunya itu adalah kebanggaan bersama yang di dorong atas partisipasi masyarakat, yang peduli dan taat pada aturan, dalam membayar PBB.
“Terimakasih kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Praya Timur, terkhusus masyarakat Dusun Jongkor Desa Beleke Daye dan Kadus Sepakat Timur Desa Ganti, atas kepeduliannya membayar PBB. Semoga ini jadi pembuka masyarakat lebih peduli akan kewajibannya membayar pajak, termasuk Kadus lebih intens turun melakukan edukasi kepada masyarakat di wilayah kerja masing masing,” pintanya panjang.
Dikatakan, sebagai bawahan yang ditugaskan di tingkat Kecamatan, pihaknya semaksimal mungkin membantu Pemda Loteng dalam mensukseskan semua program, termasuk merealisasikan PBB.
Pembinaan yang sudah dilakukan, sebelumnya pihaknya telah mengumpulkan semua Kades dan Ketua forum Kadus se Praya Timur untuk melakukan sosialisasi.
Tidak canggung canggung pihaknya mengundang Kepala Bapeda sebagai Nara sumber.
Implementasi dari sosialiasi tersebut, pihaknya mendorong semua Kades untuk intens melakukan sosialisasi ke masyarakat maupun Kadus sebagai juru pungut.
“Agar sosialiasi tidak sia sia, kami sudah minta kepada kades dan ketua forum Kadus, untuk mengimplementasikan hasil sosialiasi bersama Bapeda dan Alhamdulillah, buahnya sudah kita petik,” ujarnya.
Bukan hanya itu, pihaknya juga mendorong kepada Kades untuk melakukan evaluasi setiap minggu terhadap Kadus sebagai juru pungut.
Sehingga paling tidak, dengan dasar itu kita tau apa yang menjadi kendala di lapangan, dan mencari solusi untuk di. (nu-01).
