Jadi Tradisi, Hamzan Tutup Kegiatan Reses Dengan Menyantuni Anak Yatim

Lombok Tengah (ntbupdate.com) – Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Kopang Janapria Lombok Tengah (Loteng), Wirman Hamzani, tidak pernah mau jauh di setiap ada kegiatan dengan anak yatim piatu.

Termasuk saat mengakhiri kegiatan Serap Aspirasi (Reses), setelah menuntaskan resesnya di 5 titik, di titik terakhir atau di titik ke 6, melakukan santunan kepada anak yatim piatu.

“Memberikan santunan kepada anak yatim piatu, bukan kali ini saja, sebelum jadi wakil Rakyat, santunan ini sudah jadi tradisi saya, termasuk saat kegiatan reses di titik ke 6, juga saya lakukan,” katanya, Jum’at (6/12)

Melakukan santunan kepada anak yatim jadi program rutin, lanjut anggota Dewan dari Partai Nasdem ini, mengingat ajaran agama sangat menganjurkan hal tersebut, sebab itu merupakan salah satu amal kebaikan yang sempurna, termasuk mendapat pahala.

“Kurang sempurna saya tutup kegiatan reses ini, jika tidak dibarengi dengan santunan, makanya di titik terakhir kegiatan reses, itu saya lakukan santunan,” cetusnya

Bukan hanya itu saja, hajatannya melakukan santunan kata mantan aktivis kawakan ini, sebagai bentuk rasa syukur atas kegiatan reses yang berjalan dengan baik dan sekaligus sebagai bentuk terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyambut baik kedatanganya pada setiap lokasi dimana dirinya melaksanakan reses.

Adapaun lokasi yang telah dikunjungi selama kegiatan reses, diantaranya di Dusun Keruak Desa Saba, Senin 2 Desember 2024, Dusun Penambong Desa Janapria, Senin malam 2 Desember 2024.

Selanjutnya di Dusun Menyiuh Desa Selebung Rembige, Selasa 3 Desember 2024, Dusun Mekar Sari Desa Selebung rembige Selasa malam 3 Desember 2024.

Berikutnya di Dusun Lewok Desa Langko hari Rabu 4 Desember 2024 dan di Dusun Londar Desa Tibu Sisok, pada Rabu malam 4 Desember 2024.

“Di reses perdana ini, saya fokuskan di Kecamatan Janapria dulu, yang belum dikunjungi, insyallah masuk daftar di reses Berikutnya, termasuk di Kecamatan Kopang,” terangnya.

Ditambahkan, selama kegiatan ini, rata raya masyarakat membutuhkan sumur bor, pembukaan jalan baru, irigasi dan peningkatan pembinaan UMKM dan baju seragam adat. (nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *