Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Usai jumpa pers akhir Tahun 2024, Kapolres Lombok Tengah (Loteng), AKBP Iwan Hidayat SIK, mengembalikan Barang Bukti (BB), hasil curian pengungkapan tindak pidana curanmor kepada pemiliknya dan gratis.
Selain mengembalikan puluhan sepeda motor hasil kejahatan kepada pemiliknya, orang nomor satu di jajaran Kepolisian Polres Lombok Tengah ini, juga memberikan saran kepada masyarakat untuk tetap waspada.
Sebab yang namanya kejahatan, tidak kenal tempat dan waktu, ketika ada celah atau kesempatan, mereka beraksi.
“Puluhan motor ini hasil rampasan dari tangan para penjahat, ini kita kembalikan kepada pemiliknya dan gratis, semoga ini jadi pelajaran bagi yang lain untuk tetap waspada, tingkatkan kewaspadaan agar hak milik kita tetap terjaga,” Saran Ajun Komisaris Besar Polisi di hadapan puluhan awak media, Jumat (27/12).
Selain itu dalam kesempatan ini lanjutnya, pihaknya juga menyampaikan beberapa keberhasilan jajarannya selama kurun tahun 2024. Mulai dari kasus Narkoba, Laka Lantas hingga penegakan Hukum.
“Untuk Narkoba sendiri, kami sudah musnahkan Sabu seberat 8,2 kilogram dan menahan tersangka sebanyak 126 orang, masing-masing 112 laki laki dan 14 perempuan,” katanya Jumat (27/12).
Ia menyampaikan pihaknya menangani sebanyak 82 kasus Narkotika selama Tahun 2024. Dari 82 kasus tersebut sebanyak 66 kasus berhasil diselesaikan.
Selain itu, kata Kapolres tindak kejahatan selama tahun 2024 meningkat sebanyak 17 persen, dari 547 kasus pada 2023 meningkat menjadi 640 selama 2024.
“Untuk penyelesaian kasus meningkat signifikan sebesar 68 persen dari 286 kasus pada tahun 2023 menjadi 482 kasus tahun 2024 ini menunjukan meskipun jumlah kejahatan meningkat, namun upaya penegakan hukum berjalan efektif,” terangnya.
Sementara itu, angka kecelakaan mengalami penurunan sebanyak 12 kasus atau 14 persen dari tahun sebelumnya. Dari 296 kasus laka lantas tahun 2023 menjadi 284 pada tahun 2024.
“Namun korban meninggal dunia akibat laka lantas naik sebesar satu persen dari 92 korban meninggal tahun 2023 menjadi 93 pada tahun 2024. Untuk korban meninggal didominasi kendaraan roda dua dan rata-rata pengendara tidak menggunakan helm,”jelasnya.
Kapolres menyampaikan pada tahun 2025 pihaknya akan fokus pada peningkatan keselamatan berlalulintas, pemberantasan narkotika dan pemberantasan korupsi dengan penguatan hubungan dengan masyarakat melalui program berbasis komunitas.
Pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi atas pelaksanaan tugas selama tahun 2024 guna menghadapi tantangan tugas kedepan yang lebih kompleks.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polres Lombok Tengah serta dukungan masyarakat dan sinergi semua unsur lintas sektoral. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas di Lombok Tengah yang aman dan kondusif,” tutup Kapolres lulusan Pondok Pesantren ini. (nu-01).
