Berprestasi, Kembali Kepala Madrasah Se KKM Kalsel Datang Belajar Ke MTsN 1 Loteng

LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- 2018 silam, keluarga besar MTsN 3 Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) datang belajar ke MTsN 1 Lombok Tengah (Loteng). Kedatangan keluarga besar MTsN 3 Banjarmasin Kalsel tersebut, belajar masalah pengelolaan manajemen pendidikan di MTsN 1 Loteng. Dari apa yang didapatkan, ternyata telah diterapkan di Madrasah setempat dan sukses menunjukkan prestasi di Banjarmasin Kalsel.

Berawal dari keberhasilan tersebut, sontak membuat para kepala Kelompok Kerja Madrasah (KKM) se Provinsi Kalsel, curhat ke MTsN 3 Banjarmasin Kalsel dan menceritakan kalau ini hasil belajar di MTsN 1 Loteng

Atas curhatan tersebut, sontak membuat para kepala KKM MTsN se Provinsi Kalsel, sepakat datang belajar ke MTsN 1 Loteng. Senin (6/2).

Ketua KKM MTsN se Provinsi Kalsel sekaligus kepala MTsN 3 Banjarmasin Kalsel mengatakan, kedatangannya ke MTsN 1 Loteng bersama 91 anggota KKM MTsN se Provinsi Kalsel, guna belajar kembali setelah, tahun 2018 silam pihaknya sempat datang dan alhamdulilah siswanya banyak yang berprestasi, setelah menerapkan konsep pendidikan yang di adopsi MTsN 1 Loteng.

“2018 kami pernah datang belajar ke MTsN 1 Loteng, alhamdulilah banyak ilmu kami dapatkan dan anak anak kami banyak berprestasi. Ini bikin para kepala KKM MTsN se Provinsi Kalsel bertanya pada kami dan saya jelaskan semua, dan hari ini kami bersama 91 Kepala datang untuk belajar bersama, biar kita di Provinsi Kalsel sama sama mengejar prestasi, sesuai ilmu yang kita dapatkan di MTsN 1 Loteng ini,” Paparnya panjang.

Selain pernah menikmati hasil lanjut Ketua KKM MTsN se Provinsi Kalsel ini, sebagai lembaga di bawah binaan kementrian agama menuju jargon Madrasah hebat dan bermartabat, harus banyak belajar dari Madrasah yang sudah menunjukkan bukti, termasuk di MTsN 1 Loteng ini.

“Intinya kami datang untuk belajar, dari semua aspek, mulai dari aspek mengelola madrasah, aspek manajemen, pengelolaan akademik dan non akademik dan yang lainnya,” paparnya.

Ditambahkan, dari semua kepala KKM yang ikut, tersebar di 8 Kabupaten se Provinsi Kalsel diantaranya Kabupaten Tanah Laut. Kabupaten Kotabaru.
Kabupaten Banjar. Kabupaten Barito Kuala. Kabupaten Tapin. Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Sementara itu kepala MTsN 1 Loteng Masdiono membenarkan kalau 2018 keluarga besar MTsN 4 Kalsel sempat datang. Hanya saja waktu itu, pihaknya belum menjadi kepala di MTsN 1 Loteng.
“2018 saya belum jadi kepala di MTsN 1 Loteng, tapi saya tahu kunjungan kerja MTsN 4 Kalsel ke MTsN 1 Loteng, dan waktu itu kita lakukan penyambutan bersama seluruh kamad se MTsN se Loteng,” terangnya.

Terkait kedatangan rombongan kepala KKM se Provinsi Kalsel, konsep pendidikan yang diterapkan di MTsN 1 Loteng, tidak ada yang berubah, malah ada beberapa program sudah di terapkan setelah dirinya menjadi kepala di MTsN, dan alhamdulilah program tersebut telah menggenjot prestasi anak anak kami.

“Semua kami paparkan, baik konsep yang baru ataupun yang sudah, sebab kami di internal Madrasah se Indonesia, tidak ada yang kita tutup tutupi, kalau bahasa agama kita berbagi ilmu,” katanya.

Selanjutnya, terimakasih pula pihaknya sampaikan kepada kepala MTsN 4 Kalsel, yang sebelumnya sudah datang ke MTsN 1 Loteng dan sukses menerapkan konsep pendidikan yang di dapatkan saat itu dan alhamdulilah sudah ada hasil.

“Saya berharap, kedatangan keluarga besar kepala KKM se Provinsi Kalsel ini, menjadi jalinan silaturahmi yang lebih akrab dan apa yang di dapatkan di MTsN 1 Loteng, mampu di adopsi di masing-masing Madrasah, sehingga kita sama sama Fastabiqul khairot dan mencerdaskan anak bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Kanmenag Loteng H. Jaelani Ibrahim mengaku bangga atas prestasi yang telah di raih oleh siswa, khususnya di MTsN 1 Loteng. Apalagi prestasi tersebut telah mampu menyedot perhatian para kepala KKM se Provinsi Kalsel. “Semoga apa yang di dapatkan di MTsN 1 Loteng, bisa di kembangkan, biar kita sama sama jadi madrasah berprestasi,” harapnya.

Selanjutnya bagi madrasah yang lain, khususnya di Loteng, harus mampu melahirkan siswa berprestasi, sehingga nantinya madrasah luar di luar provinsi Kalsel, juga datang berkunjung ke Loteng. “Nilai yang kita bisa bangun dari kunjungan, pertama bisa bersilaturahmi dengan madrasah di bawah kementerian Agama, dan kita sama sama dapat ilmu tambahan,” tutupnya. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *