Kadus Gonjong Ikut Saksikan Pernikahan Bakal Cawagub HM. Suhaili

LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Sebelumnya Bakal Calon Wakil Gubernur (Cawagub) NTB HM. Suhaili, membantah isu pernikahan siri dengan salah seorang janda anak dua inisial NL dari Desa Muntung Gamang Kecamatan Kopang Lombok Tengah (Loteng).

Di mana dalam pesan WhatsApp nya menuliskan “Jangan sekali kali sebarkan fitnah seperti itu dik, Pasti hoax,” tulisnya singkat. Jum’at (21/6).

Atas apa yang dikatakan Bakal Cawagub, di bantah Kepala Dusun
(Kadus) Gonjong Desa Muntung Gamang Kecamatan Kopang Loteng, Munawir.

Kepada ntbupdate.com, Kadus Gonjong Desa Muntung Gamang Kecamatan Kopang Loteng, membenarkan pernikahan tersebut, di saksikan langsung oleh petugas KUA Lombok Timur bersama Wali nikah.

“Saya datang atas nama Kadus Gonjong yang menyaksikan Warganya akad nikah, ada pak KUA Lombok Timur dan walinya juga hadir,” tuturnya via Telepon, Selasa (25/6).

Sedangkan lokasi akad pernikahan tersebut, pihaknya kurang tau soalnya tumben ke sana, tapi yang jelas di Lombok Timur.

“Lokasi tepatnya saya ndak tau pak, soalnya saya tumben ke tempat itu, tapi yang jelas di wilayah Lombok Timur,” tegasnya.

Ditanya pengakuan mempelai laki laki (HM. Suhaili), kalau akad pernikahan tersebut tidak diakuinya alias hoax ?, Munawir mengaku, pihaknya melihat secara langsung ada penyerahan buku nikah, sebab pak KUA ada ditempat.

Di tanya apakah pernah melihat dua mempelai tanda tangan buku nikah ? Lagi lagi Kadus Gonjong mengaku, pihaknya tidak pernah melihatnya tanda tangan, cuman buku nikah ada.

Sementara itu kepala KUA Kecamatan Sikur Mujiburahman via telepon mengaku, pihaknya tidak tau sama sekali ada prosesi pernikahan di tanggal 18 Juni 2024 kemarin, apalagi di Kembang Kuning itu masuk wilayah binaan KUA kecamatan Sikur.

Dan malah, sekarang pihaknya tau informasi itu. “Sekarang saya tau ada pernikahan di tanggal 18 Juni di wilayah Kecamatan Sikur, jika saya hadir, maka wajib ada di dalam buku catatan pernikahan yang saya pegang,” katanya.

Selanjutnya masalah adanya laporan ada petugas KUA yang datang menyaksikannya, pihaknya selaku kepala KUA di Sikur, murni tidak tau.

“Jika ada yang mengaku petugas KUA dari Sikur hadir, kami tetap membela diri, dan siap buktikan itu.(nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *