Kanwil Kemenag NTB Gelar Acara Jamarah, Hadirkan Narasumber Komisi VIII DPR RI

LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB, menggelar acara Jagog Masalah Haji dan Umrah (Jamarah), angkatan Pertama di Hotel Grand Royal Batujai Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah (Loteng).

Dalam acara tersebut, Kanwil Kemenag NTB mendatangkan narasumber anggota komisi VIII DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Lombok H. Nanang Samudra, Selasa (6/8).

Ketua panitia H. Syukri Safwan mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin, yang selalu digelar sekali setahun, usai pelaksanaan ibadah haji.

Di mana, acara Jamarah ini, di gelar selama tiga hari di tempat berbeda beda, angakatan pertama dilaksanakan di Loteng, ke dua di Lombok Timur dan terakhir di Kota Mataram.

“Jamarah ini program rutin sekali setahun, tahun ini kita laksanakan di tiga titik, titik pertama kita adakan di Loteng, selanjutnya besok di Lombok Timur dan terakhir besok di Kota Mataram,” jelasnya.

Di setiap titik pelaksanaan lanjutnya, ada 50 peserta yang diundang. Dari 50 tersebut, itu dari berbagai unsur, ada yang dari unsur Kemenag, Tokoh Agama (Toga), pimpinan Ponpes, pimpinan KBIH, Stakeholder dan ada juga dari unsur Organisasi Masyarakat (Ormas) dan ada juga dari masyarakat umum.

Dijelaskan, acara jamarah ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait regulasi, tata kelola ibadah haji dan umrah dan yang lainnya.

Selanjutnya kenapa pihaknya mengundang anggota DPR RI komisi VIII, pasalnya masalah keagamaan itu ranah komisi VIII, sehingga pihaknya menjalin kemitraan, sekaligus sebagai narasumber langsung.

“Komisi VIII lingkup tugas di Bidang Agama, Sosial, dan Kebencanaan, sehingga kita undang Komisi VIII, biar cakupan penjelasan lebih luas,” paparnya.

Implementasi dari kegiatan ini, pihaknya
berharap, ini sebagai sarana untuk menjaring aspirasi, masukan, saran, pendapat dan persoalan – persoalan yang dialami masyarakat terkait haji untuk bisa diselesaikan dan di carikan solusinya. Termasuk untuk memperkuat dan memperkuat Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniah.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag NTB H. Zamroni Aziz mengaku, Komisi VIII telah banyak memberikan sumbangsih, pemikiran dan terobosan- terobosan yang luar biasa, dalam mensupport program-program Kemenag secara umum, khususnya program Kemenag di NTB. Termasuk dalam acara Jamarah ini.

“Nanti semua peserta harus fokus mendengarkan materi dari narasumber, mengingat sumber yang kita hadirkan, anggota komisi VIII, sesuai bidang keagamaan termasuk pengembangan pelaksanaan ibadah haji,” katanya.

Ibadah haji adalah ibadah yang didambakan oleh seluruh umat Muslim, terkhusus di NTB. Hal tersebut terlihat bagaimana antusiasme masyarakat pada saat pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji, baik di asrama haji dan di bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid, yang selalu dipenuhi masyarakat yang mengantar dan menjemput.

“Kita sudah terapkan Live streming, guna membendung kepadatan para pengunjung, namun antusias masyarakat tidak bisa terbendung, mereka banyak yang memilih langsung mengantarkan jamaah,” paparnya.

Dengan kegiatan ini, pihaknya berharap, para penyelenggara pelaksanaan ibadah haji, lebih baik. Agar para jama’ah haji mendatang lebih baik dari sebelumnya.

Sementara itu pemateri anggota komisi VIII H. Nanang Samudra mengatakan, acara Jamarah ini sebenarnya titik fokus Diskusinya adalah, membedah apa saja persoalan atau kekurangan selama proses penyelenggaraan haji dan umrah, dari beberapa catatan tersebut, tentunya itu jadi bahan perbaikan di penyelenggaraan haji mendatang.

Diakuinya ada beberapa hal yang harus dievaluasi dalam pelaksanaan haji 2024 secara umum, pertama transportasi, ke dua akomodasi dan ke tiga konsumsi. Tapi kalau di NTB, alhamdulillah dari beberapa catatan di atas, semuanya sesuai harapan.

“Alhamdulillah semua kebutuhan jamaah haji kita di NTB, terpenuhi dengan baik dan insyallah saya yakin ke depan akan semakin baik,” tutupnya. (nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *