LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Lombok Tengah (Loteng), terus turun melakukan pembinaan terhadap kelompok petani garam, terkhusus di wilayah Pujut dan Praya Timur, salah satu wilayah pusat produksi garam di Loteng.
“Kami jarang duduk di kursi kantor, kami lebih banyak turun ke lapangan melakukan pembinaan kepada petani garam, alhamdulillah belum jatuh waktu target kita tahun ini sudah tuntas bahkan detik ini sudah di atas target,” kata Kepala Diskanlut Loteng H. Nurjahman, Senin (3/9).
Dijelaskan, target garam tahun ini, sesuai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)sebesar 3.577,75 ton, sedangkan total capaian pada bulan Juni lalu, produksi garam sudah di angka 634.060 kg (634 ton)
Untuk jenis perebusan garam, di bulan Juni saja untuk satu kelompok sebesar 21.600kg (21,6ton).
“Saat ini saja, untuk tock garam di gudang, kami sudah simpan sekitar 565 ton,” jelasnya.
Sedangkan untuk bulan Agustus kemarin, produksi garam sekitar 2.161 ton, jumlah tersebut ada di dua Desa yaitu Desa Kidang dan Bilelando Kecamatan Praya Timur Loteng.
Ia menambahkan, sesuai DPA untuk estimasi garam di bulan Oktober sampai akhir tahun sebesar 3.794 ton. Dan itu sudah melampaui target, sehingga kebutuhan garam untuk masyarakat sudah aman sampai tahun berikutnya.
“Data di atas itu di suplai oleh dua Kelompok yang ada di Dua Desa, belum lagi kita rambah kelompok yang lain, yang jelas kebutuhan garam untuk masyarakat sudah aman,” ungkapnya.
Sudah melampaui target, tentunya itu tidak lepas dari hasil kerja bersama, dengan seluruh karyawan dan binaan. Sehingga alhamdulillah, apa yang jadi kewajiban dalam DPA, sudah dituntaskan dan produksi garam di Loteng aman. (nu-01)
