LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil’alaamin (P5RA) yang masuk dalam program pendidikan kurikulum merdeka di MTsN 1 Lombok Tengah (Loteng) sukses.
Pasalnya pembelajaran P5RA, telah menjadikan lingkungan MTsN 1 Loteng, kian bersih, aman, nyaman dan asri.
“Kemarin, untuk penguatan pendidikan P5RA kita sudah lakukan dan alhamdulillah, dengan mengusung tema “Madrasah ku Bebas Sampah” telah membuat lingkungan madrasah semakin bersih, aman, nyaman dan asri,” kata kepala MTsN 1 LotengĀ Abdul Rahman, Kamis (19/9).
Kenapa semakin bersih, aman, nyaman dan asri lanjut mantan kamad MIN 3 Loteng ini, sebab sampah sampah yang berasal dari plastik, itu dikumpulkan dan di daur ulang jadi tas, gelas, asbak dan yang lainnya,”
Dalam pembelajaran tersebut, diikuti oleh siswa kelas VIII, dan sukses membuat tas menarik yang bahan bakunya dari penutup botol plastik, ada juga tempat air minum, tempat tisu, glas aur minum, pajang poto, asbak rokok dan yang lainnya.
“Semua bahan baku berasal dari bekas plastik, yang diambil dari lingkungan madrasah, makanya lingkungan madrasah tetap terjaga dari sampah,” tambahnya.
Selanjutnya, tim pengujinya berasal dari semua guru, mengingat kurikulum merdeka untuk bidang P5RA, setiap mata pelajaran metode pendidikan masuk, sehingga semua guru jadi tim penilai.
Suksesnya pembelajaran P5RA, tentunya itu jadi bahan rujukan untuk terus melahirkan kreasi baru, guna mensukseskan pendidikan kurikulum merdeka, mengingat MTsN 1 Loteng, madrasah corong kesuksesan Kementerian Agama (Kemenag) Loteng, terkhusus dalam melahirkan generasi penerus yang Qurani.
Sementara itu koordinator P5RA H. Zainuddin menjelaskan, kurikulum merupakan landasan utama dalam sistem pendidikan suatu negara. Di Indonesia, sistem kurikulum telah mengalami sejumlah perubahan dan transformasi selama bertahun-tahun. Sehingga pihaknya selalu koordinator P5, harus melahirkan kreasi baru, sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan kurikulum merdeka.
Selanjutnya P5RA adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.
Sebuah projek adalah serangkaian kegiatan yang disusun untuk mencapai tujuan tertentu dengan cara memeriksa sebuah topik yang menantang.
Projek ini dirancang sedemikian rupa sehingga peserta didik dapat melakukan penyelidikan, menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan. Peserta didik bekerja dalam periode waktu yang telah dijadwalkan untuk menghasilkan produk atau tindakan.
Adapun, tahapan P5RA dalam Kurikulum Merdeka, Pengenalan, Kontekstualisasi, Aksi dan Refleksi. “Semua sudah kita lakukan sebelum anak anak kita melakukan uji coba,” tuturnya. (nu-01).
