Lombok Timur (ntbupdate.com) – Hari Santri Nasional (HSN) X tahun 2024, di pusatkan di Pondok Pesantren Salaf Modern (PSM) Thohir Yasin Lendang Nangka Kecamatan Masbagik Lombok Timur.
Acara tersebut juga dirangkaikan dengan acara Kementerian Agama (Kemenag) Bersholawat dan penyerahan Izin Operasional (IJOP), pendirian Ma’had Aly di bawah binaan PSM Thohir Yasin, oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB H. Zamroni Aziz, Sabtu (19/10).
Hadir pengasuh dan Mudir”am Ponpes PSM Thohir Yasin TGH. Ismail Thohir, PJ Bupati Lombok Timur Drs. HM. Juaini Taofik, M.Ap, Kabag TU, Pejabat Eselon III Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota Se NTB, Pejabat Eselon IV Kanwil Kemenag dan Kemenag kabupaten/Kota, Keluarga Ponpes PSM Thohir Yasin, Wali Santri, Seluruh Santri dan santriwati.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag NTB H. Zamroni Aziz mengatakan, penetapan Hari Santri Nasional, yang jatuh tanggal 22 Oktober berawal dari usulan ratusan santri di Pondok Pesantren Babussalam, Malang, pada 2014.
Dengan telah ditetapkannya Hari Santri Nasional tersebut, tentunya itu sebuah kebahagiaan dan kebanggaan bagi kita semua, terutama para santri dan alumni yang telah lama menimba ilmu di Ponpes.
Dikatakan, lulusan Ponpes, memiliki nilai plus dari yang lain, dimana ada 3 ciri khas pembeda antara lulusan ponpes dengan non ponpes.
Pertama Santri Ponpes, pasti memahami dan fasih membaca Al- Quran.
Dua, paham dan mahir membaca kitab kuning dan yang ke Tiga Berakhlak Mulia dan sopan santun. “Saya rasa dari tiga ciri has tersebut, semua santri ataupun alumni santri sudah di ajarkan dan diimplementasikan ditengah masyarakat,” tegasnya.
Dikatakan, keberadaan Ponpes PSM Thohir Yasin adalah ponpes pertama yang memiliki Ma’had Aly di wilayah Bali Nusra. Dan ini tentunya pihaknya berharap keberadaan Ma’had Aly di bawah naungan Ponpes Thoir Yasin, jadi kebanggaan masyarakat dalam melahirkan cikal bakal generasi penerus bangsa, yang kaya akan ilmu agama dan umum.
Selanjutnya, kenapa kegiatan hari santri pihaknya kas dengan gebyar sholawat, paling tidak dengan mengagungkan nama Rasulullah, guna mendoakan bangsa, negara tercinta ini, terkhusus NTB, aman tentram.
” Kami memilih Lombok Timur, karena Lombok Timur adalah Kabupaten yang madrasah, ponpes dan santri dan santriwati yang banyak dan termasuk juga di Lombok Timur tempat pahlawan satu satunya di bumi seribu Masjid ini,” Paparnya.
Sementara itu pimpinan PSM Thohir Yasin TGH Ismail Thohir mengatakan, apa yang di canangkan pak Kanwil sungguh luar biasa. Sebab dalam agama sangat dianjurkan untuk terus perbanyak bacaan sholawat.
“Hiasilah majelis -majelis mu dengan bersholawat maka sholawat mu akan menjadi cahaya di hari nanti, termasuk apa yang di program kan pak kanwil sungguh luar biasa, memang kalau pemimpin kita dari kalangan santri, pasti program keagamaan diutamakan,” Ungkap TGH Ismail Thohir
Ditempat yang sama PJ. Bupati Lombok Timur, Drs. HM. Taofiq Juaini, M.Ap, mengingatkan kembali akan sejarah lahirnya hari santri lebih khusus kepada seluruh santri dan santriwati termasuk wali santri yang belum mengenal sejarah lahirnya Hari Santri Nasional. (nu-01)
