Reses Masa Sidang Ke Satu DPRD NTB, HL. Arif Rahman Hakim: Kebutuhan Mendadak Langsung Kita Eksekusi

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Program Serap Aspirasi (Reses), masa sidang ke satu tahun 2024 DPRD NTB, sudah dimulai. Salah satunya H. Lalu Arif Rahman Hakim, anggota DPRD NTB dari Fraksi Nasional Demokrat (NasDem), Daerah Pemilihan (Dapil) 7 atau Dapil Lombok Tengah (Loteng), bagian utara.

Politisi NasDem ini, melaksanakan program reses perdananya di kampung kelahirannya, di Meteng Kelurahan Prapen Kecamatan Praya Loteng, Sabtu (26/10).

Dalam reses perdana ini, tidak sedikit masyarakat menyalurkan aspirasinya. Dari sekian aspirasi yang di sampaikan oleh para konstituen tersebut, satu persatu diberikan jawaban.

“Kebutuhan mendadak, insyaallah saya tidak akan menunggu anggaran digelontorkan, insyaallah saya akan eksekusi langsung,” janji mantan anggota DPRD Loteng ini.

Seperti usulan warga atas nama Bukran Harun warga Semarang, yang mengusulkan kelengkapan Taman Pendidikan Quran (TPQ) yang ada di kampungnya.

“Saya sangat tertarik dengan usulan saudara kita Bukran Harun, yang membangun TPQ, apalagi jumlah santrinya semakin banyak dan sarana prasarana tidak mendukung. Mulai dari sounds, karpet, Spicer toa, kipas angin dan kebutuhan yang lainnya, insyaallah langsung kita bantu,” janjinya.

Sementara Kusmayadi yang menginginkan keranda jenazah, itu usulan yang sangat bagus dan menyentuh. Sebab pihaknya langsung teringat dengan kematian, dan usulan ini bagian dari pembelajaran bersama, bahwasanya hidup ini adalah sementara dan mari kita sama sama untuk perbanyak ibadah, ingat kepada allah.

“Semakin kita ingat kematian, insyaallah keimanan kita semakin bertambah, usulan keranda masuk prioritas dan disegerakan kita eksekusi,” sambungnya.

Sedang untuk usulan Kepala Lingkungan (Kaling) Kelurahan Prapen HL. Mukhsip mengatakan, melihat semakin banyaknya peminat olahraga seperti sepak bola, pihaknya berharap lahan bws yang tidak efektif untuk bisa dibantu, untuk di manfaatkan oleh para pemuda, sebagai lokasi olahraga.

Untuk usulan ini, tentunya membutuhkan waktu, sebab pihaknya akan mengundang pihak BWS. “Kalau usulan yang ini, kita minta waktu dulu, soalnya kami harus ketemu dulu dengan pihak BWS,” ujarnya.

Diakuinya, semasih jadi dewan Kabupaten, pihaknya sudah membuka sarana dan prasarana olahraga, terutama di lokasi yang di maksudkan. Seiring waktu, pihaknya tidak tau kondisinya saat ini.

“Sebelumnya saat masih menjabat di dewan Kabupaten, kita sudah buatkan tempat olahraga, dan kemungkinan lokasi sama, karena sudah terlalu lama saya tak tau kondisinya, tapi insyaallah kita akan usahakan, usulan pak Kaling ini,” tutupnya. (nu-01).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *