Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Seiring kemajuan tekhnologi yang menuntut untuk beradaptasi, Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Tengah (Loteng), terus melakukan inovasi.
Baru baru ini, BLK Loteng telah mulai bertransformasi ke digital, dengan cara membuka pendaftaran secara online, lewat akun BLK Loteng yang sudah disediakan.
Kepala BLK Loteng Dedet Zultauzzalam mengatakan, seiring dengan kemajuan tekhnologi saat ini, pihaknya terus melakukan pembenahan agar BLK Loteng tidak tertinggal dengan kemajuan zaman saat ini.
Termasuk baru baru ini BLK telah mulai memanfaatkan teknologi digital, sebagai alat untuk melakukan pendaftaran bagi para penuntut ilmu yang siap dibina dan di gembleng di BLK Loteng.
“Satu persatu kita terus lakukan pembenahan, termasuk baru baru ini kita mulai bertransformasi dengan memanfaatkan digital, sebagai alat untuk melakukan pendaftaran di BLK Praya Loteng,” katanya, Senin (27/10).
Memanfaatkan digital lanjutnya, mulai dari pendaftaran, tes secara online sampai hasil evaluasi terakhirnya juga di umumkan lewat online.
“Sekarang zaman tidak ada yang sulit, dengan kecanggihan tekhnologi digital, mari kita memanfaatkannya,” ungkapnya.
Selanjutnya, tujuan kenapa memberlakukan hal di atas, pertama untuk menghemat biaya, membiasakan masyarakat untuk beradaptasi dengan dunia tekhnologi, mengurangi resiko, mulai dari duit, waktu dan tenaga tidak ada yang terkuras.
“Yang jelas, kecanggihan tekhnologi ini memberikan kemudahan bagi kita, dalam mengurus semua urusan kita, tentunya yang menyangkut masalah digital,” paparnya.
Diakuinya, semasih mengunakan manual, alhamdulillah dari ratusan alumni BLK Loteng, alhamdulillah rata rata sudah bekerja ada juga yang sudah mandiri dengan cara membuka lapangan pekerjaan.
Hal tersebut terdeteksi langsung di sejumlah perkumpulan grup, di masing-masing jurusan yang di ambil. “Masing-masing jurusan kan mereka punya grup, jadi di sana kita tau bagaimana pergerakan para alumnus kita, dan alhamdulillah di masing-masing grup dilaporkan para alumni sudah bekerja dan ada juga yang telah membuka lapangan pekerjaan sendiri,” jelasnya.
Atas hal itu, pihaknya yakin dengan telah beralih dari manual ke transformasi digital, insyaallah lulusan BLK siap pakai.
“Saat masih pakai manual, lulusan kita sudah bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri, apalagi menguasai tekhnologi, sesuai tuntutan zaman saat ini, insyaallah semakin sukses,” tutupnya. (nu-01).
