Lombok Tengah (ntbupdate.com)-
Lalu Robby Irawan Putra, atau biasa di sapa Roby adalah Pemuda Desa Ketara, lahir dari Dusun terpencil, yaitu di Dusun Kampu Desa Ketara Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng).
Anak kelahiran, Ketare 3 September 1990 telah mampu mengukir sejarah baru, terutama dalam mengembangkan Pariwisata, pengalaman di dunia pariwisata sangat diperhitungkan, dengan posisi yang mentereng pada umurnya yang masih relatif muda iya sudah mampu menjadi Kepala Departemen.
Ia juga salah satu pemuda daerah yang ikut andil besar dalam membuka dan mensukseskan pembukaan Hotel Pullman Lombok, hingga berkarir sampai ke Ibu Kota Negara Jakarta.
Terbaru, Lalu Robby menjadi satu satunya pemuda Lombok yang ikut andil dalam membuka dan mensukseskan hotel di Ibu Kota Nusantara, di Kaltim, yang digunakan dalam rangka peresmian Ibu Kota Negara Baru.
Tidak itu saja, Lalu Robby juga pernah menjadi salah satu aparatur Desa Ketara. Pengalaman yang dia miliki di industri pariwisata dan pemerintahan diyakini bisa membawa Desa Ketara menjadi lebih maju.
“Di luar alhamdulillah banyak pengalaman dan prestasi yang sudah saya suguhkan, termasuk saat jadi aparatur Desa Ketara, bermodalkan di atas, pada Pilkades Desa Ketara saya memberanikan diri maju untuk membawa perubahan bagi Desa kelahiran,” kata Lalu Robby Irawan Putra, Ahad (15/12).
Ada beberapa misi visi yang sudah di siapkan, misi visi tersebut tentunya sejalan dengan kebutuhan Desa, menuju Desa Ketara lebih baik
Adapun Visinya adalah membangun Desa Ketara yang transparan, berkeadilan, maju dan mandiri dengan mengutamakan pemerataan pembangunan, partisipasi masyarakat, dan penciptaan lapangan kerja berbasis
potensi lokal.
“Melahirkan sebuah perubahan, tentunya kita lakukan kajian tanpa meninggalkan potensi lokal, makanya dalam misi visi yang sudah kami buat, itu kami sesuaikan dengan kebutuhan menuju Desa Ketara lebih baik,” ungkapnya.
Sedangkan Misinya Pertama Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Desa. Dengan kajian Mengembangkan sistem informasi desa yang terbuka sehingga masyarakat dapat memantau penggunaan anggaran desa.
Menyusun mekanisme pelaporan dan pengaduan masyarakat terkait program pembangunan dan layanan desa.
Melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan desa.
Dua, Mendorong Pemerataan Pembangunan Infrastruktur. Dengan kajian, menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) berbasis data kebutuhan masyarakat di setiap dusun.
Mengutamakan pembangunan fasilitas umum seperti jalan desa, jembatan, drainase, dan sistem irigasi yang menjangkau seluruh wilayah.
Meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui revitalisasi Posyandu dan Puskesmas Desa.
Tiga, Menciptakan Lapangan Kerja Baru
Dengan kajian Mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan keterampilan dan akses permodalan.
Mengoptimalkan potensi desa seperti pertanian, pariwisata, dan kerajinan lokal untuk menciptakan peluang kerja.
Menjalin kerja sama dengan pihak swasta untuk membuka peluang investasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selanjutnya ke Empat, Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan kakaji mengalokasikan anggaran untuk beasiswa pendidikan bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Menyediakan program pelatihan dan pendidikan bagi pemuda dan warga desa untuk meningkatkan keterampilan kerja.
Terakhir, Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa dengan kajian
Menyusun program sosial yang mendukung kelompok rentan seperti lansia, anak yatim, dan warga kurang mampu.
Memastikan ketersediaan air bersih di seluruh wilayah.
Membangun atau merevitalisasi pasar desa untuk memfasilitasi perdagangan lokal.
“Insyaallah semua misi visi yang kami usung, itu kami sesuaikan dengan kajian dan kebutuhan menuju Desa Ketara hebat dan bermartabat,” tutupnya. (nu-01)
