ITDC Siapkan Lokasi Berkreasi Bagi Anak Anak, Selama Gelaran MyLombok Street Food Festival

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), sangat mengerti dengan kebutuhan masyarakat, terutama bagi anak anak selama berliburan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng).

Di mana selama gelaran MyLombok Street Food Festival, pihak ITDC juga telah menyiapkan area anak-anak, untuk berkreasi seperti workshop melukis dan membuat tembikar.

Demikian dikatakan PGS General Manager The Mandalika, Wahyu M. Nugroho, Rabu (25/12).

Selain itu, ITDC juga telah menyiapkan seniman jalanan menampilkan aksi fire show yang memukau, membuat suasana malam di Bazaar Mandalika semakin hidup dan berwarna.

Tidak hanya soal hiburan dan kreasi anak anak, ITDC juga telah menyiapkan berbagai macam kuliner, acara ini juga menekankan pentingnya kesadaran lingkungan.

Seluruh UMKM diwajibkan menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti kantong kertas dan peralatan makan berbahan kayu. Selain itu, seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai melalui sistem mesin EDC.

Langkah ini didukung oleh Bank BRI sebagai salah satu sponsor untuk memastikan transparansi dan kenyamanan selama festival berlangsung.

“Antusiasme pengunjung pada hari pertama terlihat begitu tinggi, dengan banyak keluarga, wisatawan lokal, dan mancanegara yang memadati area festival. Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan penutup tahun, pada tanggal 31 Desember 2024 akan digelar Mandiri Festival Mandalika Seru di Kuta Beach Park (KBP) yang siap menghadirkan pengalaman tak terlupakan bagi setiap pengunjung. Kami mengajak masyarakat untuk hadir pada tanggal 31 Desember 2024 di Kuta Beach Park (KBP), untuk menikmati berbagai pertunjukan spesial, termasuk penampilan Wika Salim. Bersama ITDC, mari kita rayakan malam pergantian tahun dengan penuh kebahagiaan dan kenangan tak terlupakan,” ungkapnya panjang.

Sementara salah satu tenant, Ani Bratic, pemilik stand Asepan Daun, menyampaikan antusiasmenya terhadap penyelenggaraan MyLombok Street Food Festival. Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang kuliner, tetapi juga wadah untuk memperkenalkan produk ramah lingkungan atau eco-friendly.

Ani menilai acara ini sebagai sebuah gebrakan positif, mengingat Bazaar Mandalika membutuhkan lebih banyak acara serupa agar roda perekonomian di sekitar kawasan ini terus bergerak dan pelaku UMKM dapat tumbuh bersama dengan dukungan dari ITDC.

“Saya berharap acara seperti ini dapat lebih sering diadakan. Dengan begitu, semua pihak dapat bergerak bersama, roda ekonomi terus berputar, dan turis memiliki daya tarik tambahan untuk datang ke The Mandalika,” ucap Ani dengan penuh semangat. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *