Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Bertempat di Ilira Lite Hotel Penujak Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah (Loteng). Pemerintah Daerah (Pemda) Loteng bersama Kementerian Agama (Kemenag) Loteng, sepakat menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Pendidikan untuk pertama kalinya.
Dalam Musrenbang tematik pendidikan tersebut mengusung tema “Mewujudkan Anak Cerdas, Berkarakter dan Berwawasan Lingkungan Menuju Lombok Tengah Emas 2045”.
Isu isu yang diangkat dalam Musrenbag ini, mencakup soal pendidikan dan diharapkan bisa termuat dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah tahun 2026 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Selain itu, Musrenbang ini juga bertujuan untuk menyusun usulan kegiatan dan kebijakan prioritas yang mendukung isu-isu pendidikan serta menguatkan kolaborasi lintas sektor dalam merancang solusi berbasis data.
Ada empat isu prioritas yang menjadi fokus pada Musrembang Tematik Pendidikan ini, yaitu penguatan pendidikan karakter, peningkatan capaian literasi dan numerasi siswa sekolah atau madrasah, pencegahan perkawinan anak usia sekolah, dan integrasi perubahan iklim dalam pembelajaran. Keempat isu ini dipandang sebagai kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Loteng dan mendukung visi Loteng Emas 2045.
Sekretaris Daerah Loteng H. Lalu Firman Wijaya, hadir untuk membuka kegiatan dengan didampingi oleh pimpinan perangkat daerah Kepala Bapperida, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Perpustakaan & Arsip Daerah, Kadis Dinsos, Kepala Bakesbangpol, dan Kadis DP3AP2KB.
“Saya mengapresiasi terselenggaranya Musrembang Tematik Pendidikan untuk pertama kalinya ini, sekaligus juga mendorong Bapperida untuk menjadikan ini sebagai agenda rutin tahunan,” kata Sekda Loteng H. Lalu Firman Wijaya, Senin (10/2).
Gagasan ini lanjutnya, dilahirkan atas kolaborasi Bapperida, Dinas Dikbud, dan Kemenag dengan dukungan INOVASI NTB.
Dikatakan, pihaknya tidak memungkiri sektor pendidikan telah berkontribusi pada peningkatan SPM Loteng. Dari itu pihaknya berharap semua pihak tidak boleh lengah dan terus bahu membahu untuk menjadi lebih baik lagi.
Beberapa peningkatan yang telah dicapai, tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri, melainkan harus terpacu maju menuju capaian yang paripurna.
Untuk itu, perlu perencanaan berkelanjutan untuk terus meningkat ke arah yang kita diharapkan.
Terselenggaranya kegiatan Musrembang Tematik Pendidikan perdana ini, atas nama pemerintah daerah Loteng mengucapkan banyak terimakasih kepada, Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi NTB, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi NTB, Kanwil Kemenag NTB, Universitas Mataram, Uniqba, Konsorsium NTB Membaca, Lombok Sustainability Consulting, Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) lingkup Dinas Dikbud Loteng, Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) lingkup Kemenag Loteng, dan Solidaritas Perempuan Mataram.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian diskusi terpimpin (FGD), eksplorasi, dan refleksi yang telah dilaksanakan sejak Agustus 2024 hingga Januari 2025 bersama program INOVASI.
Musrenbang Tematik Pendidikan ini diharapkan dapat menghadirkan sinergi dan komitmen bersama dari semua pihak untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Loteng, menuju Loteng Emas 2045.
Terpisah Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Loteng H. Lalu Syahdi mengaku, Kemenag bersama pemda Loteng, terus meningkatkan kolaborasi dan inovasi dalam berbagai aspek, termasuk dalam mencerdaskan anak bangsa, menuju Loteng emas 2045. (nu-01).
