Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Kolaborasi antara pengurus Pemuda Daerah (PD) NW Lombok Tengah (Loteng), bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Loteng, dalam acara jalan sehat, dalam rangka memeriahkan Hari Pahlawan (HP) Nasional sukses di gelar.
Terlihat pukul 6, 10 menit, para peserta jalan sehat mulai menyemut di lapangan GOR atau lapangan Bundar Pacuan Kuda Loteng. Dengan menggunakan ciri hasil masing-masing peserta jalan sehat, berbaur dengan peserta jalan sehat yang lainnya.
Terlihat para peserta mengangkatkan poto poto para pahlawan nasional, termasuk poto pahlawan nasional asal NTB, Almagfurullah TGKH Muhammad Zaenuddin Abdul Majid, pendiri NW, NWDI dan NBDI, salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas) terbesar di NTB.
Tepat pukul 7. 00 sesuai rundwon kegiatan, acara jalan sehat di lepas langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng, H. Lalu Firman Wijaya, Sabtu (9/11).
Selanjutnya di garis finish di alun alun Tastura Loteng, Wakil Bupati Loteng Dr. HM. Nursiah telah menunggu para peserta jalan sehat untuk disambut.
Terlihat juga puluhan dorfrize menanti dipinang, oleh peserta yang beruntung keluar nomor pengundiannya.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Loteng Dr. HM. Nursiah mengatakan, atas nama pemerintah daerah Loteng, sangat gembira dan menyambut baik hajatan ketua PD Pemuda NW Loteng, yang ingin mengadakan acara jalan sehat, dalam rangka menyambut Hari Pahlawan Nasional.
“Kami sangat senang dengan gagasan Pemuda NW Loteng, yang ingin mengadakan acara jalan sehat dalam rangka memeriahkan hari pahlawan, tentunya pemda Loteng sangat menyambut baik, karena ini acara sakral,” katanya.
Selanjutnya kepada para santri, kalian semua adalah aset bangsa dan daerah sekaligus generasi emas 2045, acara hari ini harus dijadikan momentum untuk lebih baik.
Memeriahkan hari pahlawan nasional, adalah salah satu cara mengingatkan kembali atas jasa jasa para pahlawan. Termasuk pahlawan Nasional asal NTB. Yaitu Almagfurullah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.
Jasa beliau di NTB pada khususnya sangat luar biasa, tanpa ada beliau lembaga pendidikan pondok pesantren sebagai wadah melahirkan generasi emas di NTB tidak sebanyak saat ini.
Dari itu, pihaknya mengajak agar semuanya ini harus di syukuri, termasuk apa yang dilaksanakan hari ini, bagian dari cara mengingatkan kembali jasa jasa beliau secara khusus.
Selanjutnya di ajang jalan sehat ini, mari dijadikan ajang silaturahmi dengan semua pihak, sebab pihaknya yakin peserta jalan sehat datang dari seluruh pelosok Loteng secara khusus dan pihaknya yakin di luar Loteng pesertanya juga ada.
“Semoga acara ini berjalan sampai selesai dan saya harapkan kepada siswa siswi untuk meneladani dan menghormati jasa larangan pahlawan kita, terkhusus pahlawan nasional putra asli NTB,” harapnya. (NU-01).
