Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Desa Ketare Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng), sedang berusaha bertransformasi mengubah cara berfikir masyarakatnya, untuk menjadikan desa Ketare jadi Desa wisata Anggur.
Salah satunya dengan cara menanam anggur di pekarangan rumah warga untuk meningkatkan ekonomi lokal dan menciptakan destinasi wisata holtikultura.
Program ini melibatkan masyarakat untuk menanam anggur di rumah masing-masing, yang nantinya akan dikembangkan menjadi sebuah kawasan agrowisata dengan berbagai fasilitas untuk menarik wisatawan.
Kepala Dusun (Kadus)Selak Desa Ketare Kecamatan Pujut Loteng Lalu M. Jazuli mengatakan, melihat potensi kemajuan pariwisata di Loteng dan kebutuhan para tamu mancanegara ataupun lokal.
Sehingga pihaknya bersama masyarakat, mencoba untuk mencari jenis apa yang layak untuk dipromosikan, sesuai dengan kebutuhan tamu. Sehingga sepakat membudidayakan buah anggur, mengingat anggur salah satu kebutuhan paling banyak disukai.
“Setelah kita sepakat, kita mulai coba menanam di pekarangan masing masing warga dan ternyata, apa yang kami hasilkan di luar dugaan, anggur yang dulunya kita berfikir bisa hidup di luar daerah, ternyata di Desa ketare bisa hidup dan hasilnya sangat luar biasa. Sehingga kami sepakat menjadikan desa Ketare jadi Desa Wisata Anggur,” katanya.
Atas keberhasilan ini, alhamdulillah tidak sedikit para pejabat kepincut dan datang menyaksikan langsung, baik dari Kodim Loteng, Kapolres, Kominfo Pemda Loteng, alhamdulillah sudah datang menyaksikan langsung.
“Saya juga ucapkan banyak terimakasih kepada rekan rekan media, yang ikut mempromosikan keberhasilan masyarakat Desa Ketare dalam mengembangkan buah anggur di Desa Ketare,” ungkapnya.
Dibalik keberhasilan ini, tentunya banyak halangan dan runtangan dan kekurangan, namun pihaknya optimis, Allah tidak tidur dan pasti akan membukakan hidayah dan alhamdulillah, kedatangan ketua DPRD Loteng, H. Lalu Ramdan bagian dari hidayah dan siap mensuport.
“Kedatangan bapak ketua Dewan ini, jadi semangat kami untuk terus mengembangkan anggur, mengingat potensi anggur sangat menjanjikan dan kami optimis Desa Ketare ini akan jadi Desa Wisata anggur,” yakinnya.
Jika ini sudah terwujud lanjutnya, pihaknya optimis ini dapat menarik wisatawan domestik maupun internasional, membuka peluang ekonomi baru, serta menciptakan ekosistem yang berkelanjutan di desa
Ketare mengingat Desa ketare gerbang masuk ke pariwisata.
“Jika selama ini para wisatawan sekedar lewat, insyaallah jika ini sudah terwujud, kami yakin banyak wisatawan akan mampir ke Desa Ketare,” tutupnya.
Sementara itu Ketua DPRD Loteng H. Lalu Ramdan, mengaku bangga atas kemajuan pemikiran masyarakat Desa Ketare, yang mampu mengambil momen kemajuan daerah, terutama dalam hal pariwisata.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur, masyarakat Desa Ketare mampu memanfaatkan kemajuan pariwisata, untuk berbenah, apalagi hajatannya mengembangkan buah anggur, salah satu kebutuhan tamu yang cukup diminati,” katanya.
Atas kemajuan ini lanjut putra Desa Pujut ini, pihaknya melalui kewenangannya akan menyampaikan apa saja keluhan dan harapan, agar apa yang menjadi hajatan masyarakat dalam mengembangkan potensi anggur terwujud.
Selanjutnya, kepada desa desa yang lain, pihaknya juga berharap untuk menggali potensi sesuai dengan kebutuhan setempat. Pemerintah tentunya tidak akan mengetahui apa saja yang jadi icon, yang layak dikembangkan di masing-masing desa, sehingga para pemuda dan masyarakat bisa menggali potensi tersebut.
Pemerintah insyaallah siap memberikan dukungan. “Loteng saat ini jadi gerbangnya NTB dan pusat kunjungan wisatawan, untuk itu mari kita manfaatkan kemajuan ini, sesuai dengan potensi masing-masing Desa,” harapnya. (NU-01).
