Ini Harus di Catat Oleh Oknum Pemuda Yang Mengatasnamakan Aktivis Bima

Lombok Barat (ntbupdate.com)- Pemuda Sasak Bersatu menyampaikan sikap resmi terkait maraknya serangan tidak substansial dari oknum pemuda yang mengatasnamakan aktivis Bima dan secara terus-menerus menyerang Gubernur Nusa Tenggara Barat.

Serangan tersebut tidak menunjukkan etika intelektual dan lebih mencerminkan kepentingan pribadi serta ketidakdewasaan politik.

Demikian dikatakan Koordinator Pemuda Sasak Bersatu Lombok Barat, Dhani Kurniawan dalam rilis yang di kirim ke redaksi ntbupdate.com, belum lama ini.

Padahal lanjutnya, sejarah mencatat bahwa saudara-saudara kita dari Bima telah lebih dari 20 tahun, berada di kepemimpinan Provinsi NTB.

Mulai dari Bapak Harun Al-Rasyid, sebagai Gubernur NTB. Namun dalam Pilgub NTB 2024, putera Sasak justru memberikan kehormatan dengan mengajak figur terbaik dari Bima sebagai Wakil Gubernur. Ini adalah komitmen nyata bahwa Sasak selalu membuka ruang kebersamaan dalam kepemimpinan NTB.

Selain itu, perhatian Gubernur terhadap Bima sangat konkret dan tidak dapat dipungkiri.
1. Saat bencana melanda Wera, Pemprov NTB memberi bantuan lebih besar daripada Pemkab setempat.
2. Peningkatan tipe Rumah Sakit Kota Bima diperjuangkan demi layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Bima.
3. Gubernur secara pribadi memperjuangkan gelar Pahlawan Nasional untuk Sultan Bima, bentuk penghormatan mendalam terhadap sejarah Tana Mbojo.

Dengan beberapa fakta tersebut, pertanyaannya sederhana: Apakah sulit memberi penghargaan kepada putera Sasak yang telah begitu peduli terhadap masyarakat Bima ?.

“Kami menegaskan bahwa Pemuda Sasak Bersatu tidak anti kritik, tetapi menolak fitnah, penghinaan, dan serangan brutal yang berupaya merusak reputasi Gubernur dan harmoni antarwilayah di NTB. Kritik yang baik harus berbasis data, etika, dan adab,” bebernya. “Kami juga mengajak para tokoh Bima untuk menuntun generasi mudanya agar tidak menjadi sumber kegaduhan yang dapat merusak persaudaraan antara Sasak, Samawa, dan Mbojo. NTB ini milik kita bersama, dan keharmonisan harus dijaga,” sambung aktivis ini.

Ia menambahkan, apabila pola serangan tidak beradab ini tetap dilanjutkan, Pemuda Sasak Bersatu tidak akan tinggal diam. Pihaknya siap menegakkan nilai kehormatan, adab, dan ketegasan Sasak—dengan cara yang tetap bermartabat dan terhormat.

“Kita ini punya satu tujuan memajukan daerah, jadi saya berharap jangan hanya kepentingan dan hasrat pribadi tidak tersalurkan, lalu kita retakkan persaudaraan ini, kami yakin Bima Sasak adalah putra terbaik NTB, jadi mari kita jaga bersama, kita buat perubahan demi NTB lebih maju,” tutupnya. (NU-01).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *