Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Sebelumnya Warga Desa Semoyang Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng), melakukan perlawanan dengan cara memblokir pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah putih, yang berlokasi di Pasar Semoyang Dusun Pengadangan Desa Semoyang Kecamatan Praya Timur Loteng, di tolak masyarakat setempat.
Setelah diberikan pemahaman, akhirnya pembangunan Kopdes Merah Putih, yang berlokasi di Pasar Semoyang Dusun Pengadangan Desa setempat, dilanjutkan.
“Hanya miskomunikasi saja, masyrakat mengira kegiatan pasarnya di hentikan, tapi tidak. Setelah saya jelaskan, mereka baru paham,” Tulis kepala Desa Semoyang Kecamatan Praya Timur Loteng, Zulkarnaen MPd via WhatsApp, Kamis (11/12).
Setelah diberikan penjelasan dan dipahami lanjut Kades, pembangunan Kopdes Merah Putih, dilanjutkan dan saat ini progres pembangunannya masih dalam proses pengerjaan.
“Sudah aman, karena masyarakat sudah kita jelaskan, dan proses pengerjaannya sedang di kebut,” jelasnya.
Sementara itu, sebelumnya salah seorang masyarakat setempat Hendra Kusnadi membenarkan, kalau masyrakat menolak pembangunan Kopdes merah putih, karena lokasi pembangunannya berada di pasar.
“Masyarakat menolak karena lokasinya di pasar, sedangkan pasar tersebut jadi lokasi satu satunya tempat jual beli, sehingga masyarakat melakukan penolakan,” katanya.
Akibat dari pembangunan tersebut, sejumlah titik di Pasar sudah di bongkar, termasuk galian pembangunan sudah di pasangkan besi dan ini tidak diterima oleh masyarakat.
“Kami mendukung penuh pembangunan koprasi merah putih, tapi jangan sampai pasar yang sudah kami jadikan tempat jual beli di rusak,” ungkapnya. (NU-01).
