Lombok Tengah (ntbupdate.com) – Jembatan Mujur tepatnya di belakang SDN 2 Mujur Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng) ambruk.
Ambruknya jembatan tersebut di perkirakan sekitar jam 3. 47 menit, untung saat kejadian, pengguna jalan tidak ada yang lalu lalang dan tidak ada korban.
“Besok Saya Suruh PUPR Datang ke lokasi,” tulis Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri via WhatsApp nya, Jum’at (21/02).
Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) PUPR Loteng Lalu Rahadian mengaku, belum menerima informasi tersebut, kendati demikian pihaknya akan turun melakukan survey, seperti apa kondisi terakhir.
“Besok saya akan turun dik, hasilnya itu jadi bahan perencanaan untuk mengambil langkah saya sampaikan ke atasan,” katanya.
Posisi jembatan ini lanjutnya, sudah sering ia lewati ketika ziarah ke Ponpes Darussufah Dahe Desa Mujur Kecamatan Praya Timur Loteng.
Diakuinya, besarnya intensitas hujan tidak sedikit laporan yang ia terima mengakibatkan banjir dan telah menggerus abotmen jembatan, termasuk jembatan Mujur ini, kemungkinan dasarnya sudah tergerus dan mengakibatkan ambruk.
Sementara itu salah seorang warga Kekadusan Kudung Are Desa Mujur Sahnan menceritakan, jembatan ini salah satu jalan alternatif para penuntut ilmu, aktifitas perekonomian ke Pasar Mujur, termasuk jalan alternatif bersosial masyarakat Desa Mujur secara khusus dan umumnya masyarakat banyak.
Ambruknya jembatan ini, masyarakat sangat rugi sebab jembatan ini satu satunya jalan alternatif beraktivitas dalam segala hal.
“Saya berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, apalagi jembatan ini masuk jalan Kabupaten Loteng,” harapnya.
Diceritakan, jembatan ini dibangun tahun 1992 secara swadaya yang di bantu oleh LSM yang saat itu kalau ndak salah, Ali Bin Dahlan. Bersama masyarakat, di tahun 1992, bergotong royong dan saat ini jembatan tersebut, tidak bisa dilewati lagi.
“Saya harapkan dalam waktu dekat jembatan ini segera di perbaiki, mengingat akses manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” tutupnya. (nu-01)
