Pemda Loteng Mulai Melaksanakan Safari Ramadhan 1446 H, Tanggal 16 Maret

Lombok Tengah (ntbupdate.com)-
Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah (Loteng), menetapkan program safari Ramadhan mulai dilaksanakan tanggal 16-23 Maret 2025.

Safari Ramadhan ini merupakan agenda rutin, yang selalu dilaksanakan setiap tahunnya, secara keliling di 12 Kecamatan se Loteng.

Berikut ini jadwal dan lokasi lengkap safari Ramadhan Pemda Loteng

16 Maret: Kecamatan Batukliang (Pendamping A), Kecamatan Janapria (Pendamping B)
17 Maret: Kecamatan Praya Timur (Pendamping A), Kecamatan Batukliang Utara (Pendamping B)
18 Maret: Kecamatan Jonggat (Pendamping A), Kecamatan Praya Barat (Pendamping B)
19 Maret: Kecamatan Kopang (Pendamping A dan B)
21 Maret: Kecamatan Pringgarata (Pendamping A), Kecamatan Pujut (Pendamping B)
22 Maret: Kecamatan Praya Barat Daya (Pendamping A), Kecamatan Praya Tengah (Pendamping B)
23 Maret: Kecamatan Praya (Pendamping A & B).

“Pendamping A dipimpin Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, sedangkan pendamping B dipimpin Wakil Bupati HM. Nursiah,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng H. Lalu Firman Wijaya kemarinn

Dijelaskan, untuk safari Ramadhan tahun ini, ada perbedaan jika dibandingkan dengan safari sebelumnya, terutama soal waktu. Di mana jika pada tahun sebelumnya, kegiatan safari Ramadhan dilaksanakan malam hari, sedangkan untuk tahun ini dilaksanakan sore hari.

“Soal tujuan saya rasa sama saja, dalam rangka mempererat silaturahmi dengan masyarakat, bedanya hanya soal waktu pelaksanaan, jika tahun lalu malam hari, tahun ini insyaallah sore hari,” jelasnya.

Selanjutnya soal ibadah puasa di bulan ini lanjut Mantan Kadis PUPR Loteng, mengutip Firman Allah SWT yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al- Baqarah: 183).

Ayat ini jadi dasar perintah melaksanakan ibadah puasa. Salah satu tujuan kehadiran manusia di bumi adalah untuk menjadi hamba yaitu beribadah kepada Allah SWT Ibadah puasa menjadi salah medium bagi seorang hamba beribadah kepada Allah swt sesuai tujuan penciptaan. Ibadah puasa adalah salah satu sarana penghambaan.

“Melalui tulisan ini saya mengajak kepada seluruh masyarakat, untuk memanfaatkan bulan ini untuk memperbanyak ibadah, semoga puasa kita satu bulan suntuk, diterima boleh Allah,” do’anya.

Dikatakan ada empat komponen penting berhubungan dengan ibadah puasa, yaitu ibadah puasa pelakunya orang-orang beriman, ibadah puasa Ramadhan bersifat wajib, ibadah puasa sudah ada sebelum Islam atau telah dilakukan para nabi terdahulu, dan ibadah puasa dilakukan agar meraih ketaqwaan kepada Allah SWT.

Sehubungan dengan tujuan ibadah puasa Ramadhan dapat dimaknai pertama, mencapai derajat taqwa yang hakiki.

Ke Dua, membersihkan jiwa manusia. Tiga menciptakan kesejahteraan lahir-batin (dunia-akhirat), mencegah dari perilaku menyimpang, begitu pula bathin selalu bersih, tenang, tentram, terjauh dari rasa iri, dengki, ego.

Empat, jadi media pendidikan bagi jiwa mengendalikan kesabaran dan ketabahan menjalankan perintah Allah SWT.

Lima sarana efektif menumbuhkan rasa kasih sayang, rasa empati, kepekaan, kepedulian untuk saling menolong sesama umat manusia. Tujuan ibadah puasa adalah membangkitkan semangat kemanusiaan, agar lebih taat kepada Allah dan Rasul-Nya.

Dan terakhir, mendapat ampunan segala dosa. Tujuan ibadah puasa adalah ampunan dari kesalahan atau dosa sebelumnya. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *