296 JCH Asal Loteng, Belum Melakukan Pelunasan BIPIH

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Sebanyak 296 dari 840 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Lombok Tengah (Loteng) belum melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) tahun 2025.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) pada kantor Kementerian Agama (Kemenag) Loteng, H. Lalu Syamsul Hadi merincikan, kuota JCH asal Loteng tahun ini ada 840, dengan perincian JCH reguler sebanyak 798 orang, lansia sebanyak 42 orang, sehingga berjumlah 840 JCH.

JCH reguler yang sudah melakukan pelunasan BIPIH sebanyak 544 JCH dan tersisa 296 yang belum melakukan pelunasan.

“Jumlah kuota kita di Loteng, ada 840 JCH di tambah Pendamping Haji Daerah (PHD) 4 orang, sehingga berjumlah 844 orang, dari 840 JCH reguler tersebut, yang sudah melakukan pelunasan ada 544, tersisa tinggal 296 JCH,” paparnya, Selasa (12/03).

Pelunasan tahap pertama, akan ditutup pada tanggal 14 Maret 2025, ini artinya masih ada jeda waktu 3 hari lagi dalam melakukan pelunasan. “Yang belum melakukan pelunasan, silahkan datang langsung ke kantor, masih ada waktu tinggal 3 hari lagi,” terangnya.

HL. Syamsul Hadi menambahkan, dari 544 JCH yang sudah melakukan pelunasan akan ada perpanjangan, sebab yang sudah melakukan pelunasan ada kendala, pertama gagal karena sistem dan belum keluar siskohat.

“Ini tidak ada masalah, cuman ada kesalahan sistem dan posisi sudah aman,” cetusnya.

Di tanya soal JCH yang berangkat tahun ini rata rata mendaftar tahun berapa , mantan KUA Pujut ini mengatakan, ini JCH yang sudah mendaftar pada Tahun 2012 terhitung bulan Mei sampai Agustus 2012.

Selanjutnya soal besaran BIPIH untuk JCH yang akan berangkat dari Embarkasi Lombok tahun 2025 sebesar Rp 56.764.801

Sedangkan untuk JCH cadangan, berjumlah 198 orang yang sudah daftar bulan Maret tanggal 24 sampai bulan September Oktober 2012.

Untuk JCH lansia yang jumlahnya 42 orang, ada Dua yang sudah mengundurkan diri, pertama karena meninggal dan yang ke Dua membatalkan pemberangkatan karena sakit.

“Untuk yang di JCH lansia, sampai saat ini dari pihak keluarga belum memberikan informasi lanjutan, apakah akan ada pengganti dari keluarganya atau tidak, kami masih menunggu,” tutupnya. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *