Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto S. I. K bersama Wakil Polres Kompol Imam Maladi S. T. S. I. K. M. H, ternyata sebelumnya pernah bertugas dalam kesatuan kepolisian di Polres Sorong Kota Polda Papua Barat. Selang beberapa tahun berpisah, Dua perwira polisi ini kembali dipertemukan di Polres Lombok Tengah.
Dengan jabatan baru, yaitu Kapolres dan Wakapolres Lombok Tengah. Kapolres Lombok Tengah sendiri, lahir di Kota Bekasi 15 Januari 1984, sedangkan Wakapolres Lombok Tengah, merupakan putra daerah Lombok Tengah, kelahiran Kembang Kerang Kecamatan Batukliang Lombok Tengah.
Lama bersama melaksanakan tugas di
Polres Sorong Kota Polda Papua Barat,
Dua perwira ini memiliki banyak pengalaman dan kesamaan, ketika masih bertugas di Polres Sorong Kota Polda Papua Barat.
“Sebelumnya saya dengan Wakapolres Kompol Imam Maladi S. T. S. I. K. M. H, telah lama saling kenal, layaknya saudara satu rahim, saat masih bertugas di Polres Sorong Kota Polda Papua Barat, tiada hari tanpa bersama dan kami memiliki banyak kesamaan sebagai abdi negara,” papar Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto S. I. K, Sabtu (26/4).
Karena banyak kesamaan dalam misi dan visi untuk negara, bertemu di Lombok Tengah, pihaknya bersama pak Wakapolres, Kasat, PJU dan Kapolsek se Lombok Tengah.
Sepakat melahirkan beberapa langkah dan program untuk Lombok Tengah, yang aman, nyaman dan harmonis. Langkah dan program tersebut, ingklut dalam satu bahasa yaitu “SETIA”.
“Langkah dan program tersebut, tentunya kita lahirkan sesuai pemetaan dan kajian, yang di sesuaikan dengan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat dan kewilayahan,” paparnya.
“SETIA” Lanjut AKBP Eko menjelaskan, kata S, SOLID dengan jabaran, Menjaga dan memperkuat soliditas internal polri dengan selalu berpegang teguh pada nilai nilai persatuan dan persaudaraan serta bersinergi dengan TNI, pemerintah, stakeholder terkait dan semua elemen masyarakat guna memelihara kamtibmas serta menjaga eksistensi dan kepercayaan publik.
Selanjutnya E, EMPATI memiliki rasa peduli terhadap sesama, peka terhadap situasi dan kondisi yang terjadi, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat sehingga mampu menjadi polisi yang melayani masyarakat yang di cintai oleh rakyat.
T, TAAT, yaitu patuh terhadap ajaran agama, undang-undang, peraturan, berpegang teguh pada tri brata dan catur Prasetya sebagai pedoman hidup dan pedoman kerja, serta patuh pada perintah pimpinan (satyahaprabu).
Selanjutnya kata I, INOVATIF adalah mampu memiliki, menciptakan dan mengerjakan ide kreatif yang efektif guna mendukung dan meningkatkan pelayanan publik, serta efektif dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.
Dan terakhir kata A, AMANAH dengan jabaran, sebagai anggota Polri mampu menjalankan tugas, tanggungjawab menjaga harkamtibmas, melayani masyarakat dan menjaga kepercayaan masyarakat dengan berprilaku yang bermartabat, humanis, patuh Hukum dan profesional serta menjunjung nilai nilai kemanusiaan.
Ia menambahkan, polisi adalah manusia biasa dan banyak kekurangan, dari itu pihaknya mengajak kepada semua masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di masing-masing wilayah, agar kondusifitas wilayah tetap aman. (nu-01)
