MATSAMA 2025/2026, Pengurus RKP Pusat Berikan Materi Wawasan Kebangsaan di Dua Ponpes Sekaligus

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- MATSAMA atau lengkapnya Masa Ta’aruf Siswa Madrasah tahun ajaran 2025/2026 bertujuan untuk membantu siswa baru mengenal lingkungan madrasah, budaya, tata tertib, sistem pembelajaran, dan tenaga pendidik serta kependidikan. Selain itu, MATSAMA juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan siswa terhadap madrasah dan bangsa, serta membentuk karakter yang baik sesuai nilai-nilai madrasah.

Dalam rangka membantu pemerintah dan mencapai tujuan dari MATSAMA, Pengurus Rumah Kebangsaan Pancasila (RKP) pusat.

Menyambangi dua Pondok Pesantren (Ponpes) di Lombok Tengah (Loteng), masing-masing di Ponpes Darul Ijtihad NW Jango, Yayasan Al-Ihsan NWDI Gelondong Desa Pendem Kecamatan Janapria, Rabu (16/7).

Sekretaris Umum RKP pusat, Nurmansyah mengatakan, sebagai bentuk kecintaan terhadap NKRI, RKP pusat memandang kecintaan terhadap NKRI sejak dini, itu penting diberikan kepada para generasi penerus.

Sehingga di program MATSAMA 2025/2026, dinilai sangat tepat untuk menyampaikan tentang kecintaan terhadap NKRI, yang ia rangkum dalam materi Wawasan Kebangsaan.

“Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya, yang meliputi tanah air, rakyat, dan seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Wawasan ini berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945, serta bertujuan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional demi mencapai tujuan bersama. Pentingnya pelajaran Wawasan kebangsaan ini disampaikan kepada siswa-siswi, kami dari RKP pusat, telah melakukan kerjasama dengan dua Ponpes yang melaksanakan program MATSAMA 2025/2026,” katanya panjang.

Kenapa memilih saat program MATSAMA, sebab di program ini banyak siswa-siswi yang baru dan pastinya ada yang belum terlalu paham dengan kecintaan kebangsaan, sehingga pihaknya menilai perlu di berikan pemahaman, melalui materi Wawasan kebangsaan.

Dijelaskan, karena lokasinya di Dua tempat, untuk mencapai sasaran, pihaknya telah membagi waktu, pertama pihaknya mendatangi Ponpes Darul Ijtihad NW Jango Kecamatan Janapria Loteng.

Ditempat ini alhamdulillah disambut antusias oleh santri dari dua lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Ponpes tersebut, yaitu MA dan SMP Islam.

Dikatakan, memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari jati diri bangsa.
Sehingga program MATSAMA bukan hanya sekadar pengenalan lingkungan sekolah atau pondok, tetapi juga momen penting untuk menanamkan nilai-nilai persatuan, toleransi, serta semangat gotong royong sebagai generasi muda Indonesia.

“Sebagai santri, kalian punya tanggung jawab besar untuk menjadi teladan, baik di lingkungan sekolah, pesantren, maupun masyarakat. Pancasila harus kita jadikan pedoman dalam bertindak dan bersikap sehari-hari,” ujarnya.

Di titik ke Dua yaitu di Yayasan Al-Ihsan NWDI Gelondong Desa Pendem Kecamatan Janapria Loteng, ditempat ini pihaknya mengajak para santri untuk menjaga rasa syukur sebagai bangsa yang memiliki keberagaman, serta pentingnya selalu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan.

Karena jenjang pendidikan ini perdana, pihaknya lebih banyak memberikan motivasi agar para santri terus belajar dengan sungguh-sungguh, memiliki tekad menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi positif untuk bangsa dan negara.

Melalui kegiatan MATSAMA ini, RKP berharap dapat membantu menanamkan semangat nasionalisme, memperkuat karakter kebangsaan, dan memotivasi para santri agar tumbuh menjadi generasi penerus yang tidak hanya kuat dalam iman dan ilmu, tetapi juga cinta tanah air dan selalu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *