Ini Pesan Penting H. Zamroni Azis Kepada Ribuan Peserta PPG BATCH 3

Mataram (ntbupdate.com)- Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB, H. Zamroni Aziz, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAKIS), H. M. Ali Fikri, memberikan arahan kepada peserta Program Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Dalam Jabatan (Daljab) Batch 3 tahun 2025.

PPG tersebut dipusatkan di aula lantai 4 Kanwil Kemenag NTB, Rabu (3/9).

Kepala Kanwil Kemenag NTB H. Zamroni Aziz berpesan, kepada seluruh peserta PPG Batch 3, untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sampai tuntas.

Selain itu para peserta harus serius dan tidak ada satu pun yang tertinggal. “Kita berharap tidak ada satu pun yang tertinggal dan komitmen Kemenag Provinsi NTB bagaimana melayani guru agama dengan sepenuhnya di NTB bisa masuk semuanya,” ungkapnya.

Dikatakan, guru agama adalah cerminan bangsa dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang qurani, untuk 10 hingga 20 tahun kemudian.

Peran guru agama sangat luar biasa karena memiliki dua orang tua, artinya
selain orang tua kandung mereka (ayah dan ibu), guru agama juga memiliki peran penting sebagai “orang tua kedua” bagi murid-murid. Hal ini dikarenakan guru agama memiliki tanggung jawab untuk mendidik, membimbing, dan memberikan ilmu agama kepada murid, mirip dengan peran orang tua yang mendidik dan membesarkan anak-anaknya.

“Yang paling luar biasa adalah guru agama yang memiliki orang tua dua,” papar Suami Mega Lestari ini sambil tersenyum.

Selanjutnya, kepada para guru PPG BATCH 3 untuk tetap intens melakukan komunikasi dan termotivasi.

Komunikasi jelas mantan Kemenag Loteng ini, dengan sesama peserta PPG, termasuk juga dengan pengawas, dan memberikan motivasi agar semangat dalam mengikuti PPG Batch 3 tahun 2025.

Ia berharap guru-guru agama di NTB dapat meningkatkan kompetensi, menjadi guru yang profesional dan kompeten dalam memberikan pendidikan yang berkualitas kepada siswa-siswi di Madrasah.

Catatan ntbupdate.com, PPG BATCH 3 Tahun 2025 diperkirakan akan berlangsung selama 45 hari secara online dan mandiri. (nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *