Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Dengan titel atau ilmu yang dimiliki Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), membuat guru PAI ada nilai plusnya, jika dibandingkan dengan guru yang lain.
Pasalnya, kelebihan guru PAI disamping mengajar di kelas, namun bermanfaat untuk masyarakat.
Hal ini disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB H Zamroni Aziz saat bersilaturahmi bersama ratusan guru PAI yang ada di Kabupaten Lombok Tengah.
Silaturahmi tersebut dipusatkan di aula Kankemenag Kabupaten Lombok Tengah dalam acara ” Sosialisasi Tuntas Baca Al Qur’an ( TBQ ) Bagi Guru PAI Pada Sekolah Umum.
“Kami menyakini bahwa guru PAI yang ada di Kabupaten Lombok Tengah sudah mampu dan lancar membaca Al Qur’an dengan baik, ini terbukti banyak qori – qori yang berasal dari guru PAI ” Ungkap H. Zamroni Aziz, Kamis (5/9).
Dikatakan, Guru PAI tidak hanya berperan sebagai pendidik di kelas, tetapi juga memiliki peran penting di tengah masyarakat, serta contoh yang baik bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di masyarakat.
” Guru PAI tidak hanya menjadi guru di kelas tetapi juga menjadi guru di tengah tengah masyarakat ” Ujar H. Zamroni Aziz
Peran Guru PAI di Masyarakat yaitu Mendidik dan Menginspirasi. Guru PAI tidak hanya mendidik siswa di kelas, tetapi juga menginspirasi masyarakat dengan pengetahuan dan pengalaman mereka.
Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama lanjutnya, Dengan adanya guru PAI yang profesional dan kompeten, diharapkan kualitas pendidikan agama di daerah tersebut dapat meningkat.
Selanjutnya, Guru PAI diharapkan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, terutama dalam hal kepribadian dan perilaku.
“Harapan penting kepada Ketua Pokjawas PAI agar terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah. Dan kami tidak ragu Pemerintah Daerah terhadap guru PAI perhatian luar biasa,” Ujarnya.
Banyaknya guru PAI yang berprestasi dan memiliki nilai plus, sehingga tifak heran guru PAI yang menjadi Kepala sekolah baik di tingkat SD, SMP maupun SMA dan SMK dan ini harus disyukuri.
Guru PAI disamping mengajarkan akhlak kepada anak didik yang akan menjadi pemimpin masa depan, pondasinya ada pada guru PAI.
Atas hal itu, pihaknya yakin Pemerintah Daerah hari ini pasti sudah punya komitmen untuk menuntaskan guru PAI untuk bisa masuk PPPK.
“Perhatian pemerintah daerah terhadap guru PAI sudah luar biasa, dan itu sejalan dengan prestasi dan nilai plus yang dimiliki guru PAI,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Kantor Kankemenag Loteng yang di wakili Kasubbag TU H. Hambali mengungkapkan, di Kabupaten Lombok Tengah terdapat 539 guru PAI non PNS dan sudah tersertifikasi sebanyak 64 orang.
Guru PAI PNS sebanyak 539 orang dan PPPK sebanyak 257 guru PAI yang belum tersertifikasi. “Kami di Daerah. Sangat terbantu atas keberadaan guru PAI, yang ditempat tugas kan di sekolah sekolah, mulai dari jenjang SD, SMP dan SMA,” ujarnya. (nu-01).
