LITIPIKOR NTB Menduga Laporan Penggunaan Dana BOS, Yayasan Raudlatul Ulum Batu Jangkih Fiktif

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Dalam Pres rilis yang di kirimkan ke redaksi ntbupdate.com oleh LITIPIKOR NTB, Fahri menuliskan, penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Yayasan Raudlatul Ulum Batu Jangkih Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah, khususnya di lembaga pendidikan SMA Swsta Raudlatul Ulum.

Diduga adanya percobaan laporan kegiatan fiktif dan tidak sesuai fakta di lapangan.

Dimana, dana BOS yang seharusnya digunakan untuk mendukung operasional pendidikan, seperti pembelian sarana belajar, pembayaran honor guru, hingga peningkatan mutu pembelajaran, justru terindikasi dimanfaatkan tidak tepat sasaran. Beberapa laporan menyebutkan adanya kegiatan yang dicatat dalam penggunaan dana, namun kenyataannya diduga tidak pernah terlaksana.

“Sekolah seharusnya transparan dalam menyampaikan laporan penggunaan BOS, karena ini adalah uang negara yang bersumber dari rakyat. Jika benar ditemukan laporan fiktif, maka ini sudah termasuk tindak pidana korupsi,” ungkapnya, Sabtu (6/9).

Atas dugaan tersebut pihaknya berharap, Dinas Pendidikan dan aparat penegak hukum segera melakukan audit menyeluruh terkait dugaan penyimpangan tersebut. Transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik menjadi kunci untuk memastikan dana BOS benar-benar digunakan demi kepentingan pendidikan anak bangsa, bukan untuk kepentingan segelintir oknum.

Kasus ini lanjutnya, menambah daftar panjang dugaan penyalahgunaan dana BOS di sejumlah sekolah di Lombok Tengah. Publik mendesak agar pemerintah daerah bersama aparat hukum menindaklanjuti laporan ini dengan serius, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.

Terkait hal tersebut, kepala SMA Swasta Yayasan Raudlatul Ulum Batu Jangkih Kecamatan Praya Barat Daya TGH Hasyim Rahmatullah via Telepon mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan bendahara. “Nanti saya tanyakan ke bendahara dulu pak,” katanya. (nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *