Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Dalam rangka semarak Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 22 Oktober dan Hari Ulang Tahun (HUT) Lombok Tengah (Loteng) ke 80.
MIN I Loteng, yang beralamatkan di Kelurahan Leneng Kecamatan Praya Loteng, menggelar berbagai macam lomba.
Seperti Lomba Azan, Tahfiz, Pidato, Puisi atau mendongeng dengan tema hari santri. Fashion show dan paduan suara beregu.
Kepala MIN I Loteng H. Munawir Halil mengatakan, semarak HSN tahun ini bertepatan dengan HUT Loteng. Sehingga pihaknya bersama civitas keluarga besar MIN I Loteng, sepakat mengadakan berbagai macam lomba, di internal siswa madrasah.
“Karena waktunya sangat singkat, sehingga kita ambil beberapa lomba yang dinilai lebih produktif dan tidak mengadakan pertandingan, seperti sepak bola antar kelas, tenis meja, bulu tangkis dan beberapa pertandingan lainnya,” katanya, Jum’at (17/10).
Dijelaskan, lomba azan misalnya kenapa ini di pilih, sebab azan salah satu yang di kumandangkan ketika masuk waktu solat Lima waktu, apalagi di Lombok ini secara umum, di kenal dengan seribu masjid.
“Kalau sudah terbiasa di madrasah, apalagi nanti pas di luar insyaallah anak anak kita semakin terbiasa,” cetusnya
Sedangkan tahfiz, salah satu potret lulusan madrasah, yang harus dan wajib dikuasai, sedikit tidak bisa di baca sesuai dengan lafaznya. “Al Qur’an ini kitab suci kita, lulusan madrasah wajib bisa membaca Al Quran, apalagi sampai hafiz,” paparnya.
Selanjutnya Puisi atau mendongeng, dengan tema hari santri, karena momen perlombaan ini bertepatan dengan HSN, sehingga tema yang diangkat yaitu hari santri.
Sedangkan lomba Fashion show, ini salah satu lomba yang sangat diminati oleh siswa siswi dan bikin suasana lebih meriah.
Dan yang terakhir lomba paduan suara beregu, lomba ini mengajarkan kepada siswa siswi untuk kompak utuh bersatu, dalam paduan suara.
Sedangkan pidato bahasa Indonesia, selain jadi bahasa nasional dan bahasa wajib di kalangan siswa. Pidato bahasa Indonesia salah satu program setiap hari diparktikkan oleh siswa-siswi sebelum masuk kelas.
“Yang jelas, lomba lomba ini dinilai paling tepat untuk kita lombakan, dalam rangka menyambut HSN dan memeriahkan HUT Loteng ke 80,” paparnya.
H. Munawir menambahkan, untuk lomba Tahfiz mulai dari Juz pertama sampai 10, pesertanya kelas 5 dan 6. Sedangkan untuk kelas 1 sampai 3, khusus ayat ayat pendek atau juz ke 30 dari Kitab suci Al Qur’an.
“Kan kita punya program hafiz di Madarasah, sambil mengasah hafalan dan mental, kita masukkan lomba ini dalam lomba memeriahkan HUT Loteng ke 80 dan menyambut semarak HSN Nasional yang insyaallah akan di pusatkan untuk tingkat Provinsi di lapangan umum penujak Praya Barat Loteng,” ungkapnya.
Sedangkan untuk pidato bahasa Indonesia, itu untuk umum artinya boleh diikuti oleh seluruh mulai siswa, mulai dari kelas 1 sampai 6. Mengingat lomba yang satu ini, program wajib setiap pagi di praktik kan siswa siswi secara bergiliran,” ungkapnya. (NU-01)
