Ajarkan Demokrasi, Partisipasi Aktif, dan Jurdil, Ponpes NW Gandeng KPU Loteng Dalam Pemilihan Osim

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Apa yang dilakukan oleh pengurus Pondok Pesantren Nurul Wathan (NW) NW Desa Plambik Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah (Loteng), patut di acungkan jempol.

Pasalnya dalam pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (Osim), tak canggung canggung datangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Loteng.

Pimpinan yayasan Ponpes Nurul Whatan NW Plambik Kecamatan Praya Barat Daya Loteng H. Syukri Syafwan mengatakan, sesuai hasil kesepakatan bersama dengan seluruh civitas keluarga besar lembaga pendidikan Nurul Wathan NW, khususnya pengurus di lembaga pendidikan tingkat MTs dan MA.

Dalam Pemilihan ketua Osim tahun ini, sepakat mendatangkan pihak KPU Loteng, mengingat KPU salah satu lembaga yang menyelenggarakan pemilihan umum (Pemilu), mulai dari pemilihan presiden/wakil presiden, anggota legislatif (DPR, DPD, DPRD), dan pemilihan kepala daerah, yang sudah teruji dan terbukti dalam menjalankan tugas demokrasi.

“Kita sengaja mendatangkan KPU Loteng, sebab KPU sudah teruji dan terbukti dalam menjalankan tugasnya, sehingga dalam pemilihan Osim tahun ini, kita bekerja sama agar anak anak sedini mungkin memahami bagaimana caranya proses Demokrasi, Partisipasi Aktif, dan Jurdil termasuk tujuannya adalah melakukan sosialisasi dan edukasi demokrasi sejak dini,” katanya, Selasa (21/10).

Selain itu lanjutnya, pihaknya mendatangkan KPU Loteng dalam pemilihan ketua Osim tingkat MTs dan MA, bertujuan untuk menjadikan pemilihan Osim sebagai miniatur pemilu untuk mengajarkan siswa tentang kedaulatan rakyat dan cara kerja pemilihan umum yang sebenarnya.

Selanjutnya, meningkatkan partisipasi, mengajak siswa untuk tidak golput dan aktif berpartisipasi dalam proses pemilihan, serta membuat prosesnya menarik melalui sosialisasi dan kampanye yang interaktif.

Serta membangun karakter kepemimpinan dalam demokrasi untuk melatih siswa menjadi pemimpin muda yang berkarakter, memiliki rasa percaya diri, dan berjiwa gotong royong.

Termasuk juga membantu madrasah menyelenggarakan pemilihan yang sesuai dengan tata cara pemilu yang benar, sehingga siswa dapat belajar secara langsung tentang hak dan tanggung jawab mereka sebagai pemilih.

“Yang jelas, Sedia payung sebelum hujan, artinya sebelum proses pemilihan baik Presiden/ wakil presiden, Pilkada, pemilihan wakil rakyat, siswa kita sudah paham sejak duduk di kelas, makanya ilmu pemilu kita ajarkan dari sekarang,” ungkapnya. “Kita juga perlu membangun sinergi dan kerjasama lembaga pesantren dengan pemerintah,” sambung ASN Kanwil Kemenag NTB ini.

Ia menambahkan, adapun nama nama ketua dan sekretaris osim yang terpilih, untuk tingkat MTs di menangkan oleh pasangan calon nomor urut 1 atas nama Khairi Al-Fiqri dan Desti Aryani.

Sedangkan untuk MA dimenangkan oleh pasangan nomor urut 2 atas nama Alin Tiara Sukma dan Normal Purnama Putra

“Selamat kepada anak-anak kita yang telah memenangkan pesta demokrasi pemilihan Ketua dan Wakil OSIM MTs dan MA Yayasan Ponpes Nurul Wathan NW Pelambik, semoga amanah dalam menjalankan tugas,” tutupnya. (Nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *